Senin, 27 Agustus 2012

Sinopsis Vitula 3 FINAL : The Reborn of The Last Symphony


Vitula , The Reborn of The Last Symphony
nafas pertamaku adalah awal dari kehidupanku ,
nafas keduaku adalah desahan letih akan cobaan yang menimpaku ,
nafas ketigaku adalah tawa kebahagiaan terbesarku ,
dan nafas keempat adalah nafas terakhirku ,
demimu ... “
Black-violin.jpg
Otomi luar biasa bahagia akan dirinya dapat diterima kembali di panggung klasik dibawah naungan Tuan Hayashi . tapi siapa yang menyangka bahwa itu adalah jembatan nasib Otomi ? disaat dirinya dapat berdiri dipanggung yang diimpikannya , justru ada pria tampan nan lembut yang bukanlah orang asing bagi Otomi tengah duduk di kursi Pen A . dan orang itu adalah , Nakamura Sora . Otomi mengira dirinya bermimpi , maka dari itu dia bawa santai sampai akhir recital . tetapi , saat Otomi ingin pulang , dia dicegat oleh Sora . sejak saat itulah , Otomi tahu bahwa Sora masih hidup . dan Sora sendiri tidak menyangka bahwa Otomi sudah berubah segitu banyaknya . karena , Otomi yang dikenal Sora hanyalah gadis old-fashioned dan berwajah jelek . tetapi Otomi yang sekarang adalah gadis yang dewasa dan fashion yang rapi dan berwajah tidak sejelek dulu .
Keduanya menghabiskan malam dengan berbincang-bincang tentang masa lalu . dan ternyata Sora tidaklah mati .Sora bercerita bahwa  dia disantet oleh musuh politik ayah Sora yang pejabat dan mengincar nyawa Sora sebagai umpan . dan ketika Sora terdiam saat dirinya berada di tengah jalan itu karena Sora dibuat tak bisa bergerak . dan juga saat Sora ditangani oleh suster rumah sakit , baru saja akan ditempatkan di kamar mayat , Sora terbangun . karena itulah , Sora masih hidup sampai sekarang .
Bagi Otomi , itu adalah keajaiban . dan ada kesempatan baginya untuk menjadi sahabat Sora seperti apa yang diimpikan dulu . tapi , Otomi baru menyadari bahwa dirinya mengidap Syndrom Bachet . maka dari itu , setiap Sora menghubunginya , Otomi memakai alasan schedule yang padat . dia tidak ingin Sora mengetahui kondisinya dan mengecewakannya .
Cukup lama mendiami diri , Sora pun berhenti mengirimi e-mail dan menelpon Otomi . sejak saat itu , Otomi merasa bersalah dan berniat menelpon untuk meminta maaf . akan tetapi , saat Otomi menghubungi Sora , justru ada suara perempuan yang terdengar . Otomi segera mengakhiri telepon tanpa mengatakan kata sepatahpun .
Saat Otomi chatting dengan seorang fans , tiba-tiba ada akun yang mengatakan dirinya fans beratnya dan mengenal Otomi lebih jauh . Otomi mengira itu adalah stalker , jadi Otomi hanya bersikap biasa dan menjaga jarak . sampai suatu hari , fans itu mengatakan bahwa dia dulu teman sekelas Otomi . maka Otomi memberanikan diri untuk bertanya . dan fans itu ternyata teman terbaik Otomi sejak SMP , Chiba Sayaka . keduanya merencanakan waktu bertemu di suatu cafe yang cukup tenang .
Sayaka mengaku bahwa ada pria yang disukainya saat ini dan keduanya tengah berada dalam ikatan suci pertunangan . Otomi sangat bahagia karena baginya kebahagiaan Sayaka adalah kebahagiaan nya juga . dan Otomi juga mengaku bahwa dia juga masih menyukai Sora dan selamanya hanya akan ada Sora dihatinyanya .
Suatu hari , Otomi merasa sangat pusing , jadi dia pergi ke rumah sakit . ternyata , Otomi hanya anemia ringan. setelah disuntikkan obat , Otomi pulang . tetapi , dalam perjalanan pulang , Otomi bertemu dengan Sora dan Sayaka tengah bergandengan tangan . sejak saat itu , Otomi merasa bahwa hatinya dihancurkan menjadi pecahan-pecahan kecil .
“ terkadang , aku merasa bahwa hatiku bagaikan gelas kaca . saat dihancurkan , pecahannya tersebar kemana-mana tanpa arah tujuan . dan itulah yang tengah kurasakan hari itu , kehambaran yang menyiksa batinku “
Otomi mencoba untuk menghubungi Sora lagi , tapi dia tidak memberanikan diri . dan pada saat yang sama , Sora datang menemuinya . dan sudah pasti , Otomi melarikan diri . dirinya bersembunyi dibalik kegelapan yang tidak dapat dibandingkan dengan kegelapan di hatinya . dan dia selalu begitu .
Sayaka pun datang ke rumah Otomi , dia datang marah-marah pada Otomi dan mengatakan bahwa Otomi sedang berusaha untuk merebut Sora darinya dan menghancurkan ikatan mereka tanpa memikirkan apa yang sudah Sayaka lakukan pada Otomi di masa lalu . Ibu Otomi tidak terima karena baginya Otomi tidak mungkin melakukan hal seperti itu . akan tetapi , Otomi datang dan mencegat ibunya . Sayaka melempar buku ke arah Otomi hingga mengenai kepala Otomi dan pingsan di tempat .
Otomi dilarikan ke rumah sakit dan diberikan perawatan yang intensif karena luka yang cukup dalam hingga menyerang syaraf . Sayaka sangat bersalah dan ketakutan . mendengar Otomi pingsan dan dalam bahaya , Sora mengunjungi Rumah Sakit itu dan bertemu dengan Sayaka . dia bertanya kenapa dia bisa disana . dan Sayaka bilang dia hanya memastikan Otomi baik-baik saja dan tidak mengatakan kebenaran pada Sora .
Saat Otomi terbangun , Sayaka melihatnya lebih dulu . Sayaka bertanya hubungan macam apa yyang dimiliki Otomi dan Sora sejauh ini tanpa mengucapkan kata maaf sama sekali . Otomi menjawab bahwa mereka hanyalah mantan teman sekelas , bukan teman dan bukan siapa-siapa . berikut adalah percakapan mereka :
“ kau .. kenapa kau tidak jujur padaku ? padahal dulu aku dapat melihat hatimu .. tapi , kenapa kau tidak dapat melihat hatiku kini ? perasaan macam apa yang kumiliki saat ini ? ekspresi macam apa yang kupakai saat ini ? “
“ ya , benar . aku tidak dapat melihatmu . perasaanmu , dan juga ekspresimu “
“ apa katamu ? sudah kuduga kalau kau adalah orang yang paling si ... “
“ aku buta “
“ hah~ , ternyata kau sadar juga ! jadi , apa yang kau lakukan ? meminta maaf padaku karena kau sudah diam-diam menggoda Sora ? “
“ tidak , bukan itu “
“ jadi apa ? jangan bilang kalau kau sengaja membuatku han .. “
“ aku benar-benar buta . aku tidak dapat melihat ... tidakkah kau mengerti ?? aku sudah tidak dapat melihat siapapun !! melihat wajah mu , Ibu , Nyonya Hayashi , dan juga .. Sora .. aku benar-benar buta ! “
“ a .. apa maksudmu ? kau tidak perlu berakting untuk mencari perhati .. “
“ aku mengidap Syndrom Bachet ! “
“ heh ? “
“ terserah kau percaya atau tidak ... yang penting , aku mempercayakan Sora padamu .. keadaan fisikku seperti ini sama sekali tidak pantas menjadikan diriku teman siapapun !! bahkan temanmu .. jadi .. tolong .. tinggalkan aku sejauh mungkin .. dan bencilah aku sebisa mungkin ... buatlah aku paling dibenci olehmu dan sora !! aku tak kuat lagi ... “
Sayaka terdiam kaku . dan setelah itu dia pergi . setelah melihat Sayaka keluar kamar Otomi dengan air mata yang tertumpah , Sora segera ke kamar Otomi . Otomi tidak berani mengusir Sora karena kalau dia mengusir Sora , Sora pasti akan menyalahkan segalanya pada Sayaka . Sora duduk disamping Otomi dan menanyakan bagaimana keadaannya sekarang . berikut adalah percakapan keduanya :
“ kau .. sudah tidak apa-apa ? “
“ untuk apa kau mengkhawatirkanku ? “
“ karena kita teman kan ? aku sudah berhutang budi padamu dulu “
“ tapi kau sudah menembusnya dengan biola itu “
“ itu .. “
“ cepat pergilah , dan jangan dekati aku lagi .. “
“ kenapa kau bicara seperti itu ? kau mengusirku ? atau ..ah , apakah kata-kata Sayaka ada yang membuatmu kecewa ? “
“ sayaka ? “
“ ya , aku melihatnya keluar menangis “
“ benarkah ? mungkin  karena kami bernostalgia berdua tadi . aku bercerita bahwa Sayaka pernah menolongku mati-matian dengan gigih . dan dia tidak menyangka bahwa aku masih mengingatnya “
“ begitukah ? baguslah , dan Otomi .. maukah kau .. “
“ pergilah , ini sudah jam terlambat “
‘ ha , benar juga . baiklah  , aku pergi dulu .. “
“ tidak , tepatnya , jangan pernah datang lagi “
“ eh ? “
“ aku sudah senang dapat bertemu denganmu . karena itu , aku mau kau menjauh dariku “
“ kenapa ? bukankah kau sendiri bilang kalau kau ingin menjadi temanku ? dan tentang mendengar suara indah dari ku itu ? janjimu untuk ‘ suatu hari aku ingin sekali memainkan lagu dari dirimu untukmu seorang ‘ ? apakah kau lupa ? “
“ itu ... aku sudah lupa dan tidak ingat membuat janji seperti itu “
“ apa ? kau tidak perlu sejauh itu untu .. “
“ Menjauh dariku !!! “
Setelah bicara begitu , Sora segera pergi dengan kecewa . Otomi pun sepuasnya menumpahkan kesedihannya malam itu .
Esok malamnya , Sora bertemu dengan Sayaka dan dinner bersama-sama . Sayaka bertanya ‘ apa yang kalian bicarakan berdua malam itu ? ‘ dan sora hanya menjawab kalau Otomi menyuruhnya menjauh dari Sora . sayaka ingin mengatakan kebenaran , tapi jika Sayaka bilang bahwa Otomi buta , Sora pasti mendekatinya karena mengerti kesulitannya . sayaka pun makan sedikit dan langsung pulang .
Sebulan telah berlalu , Otomi hidup sebagai Violinist buta yang menimbun schedule yang luar biasa padat selama dirinya masih populer masa itu . Otomi sengaja menambah jadwal agar Sora tidak bertemu dengannya lagi . Nyonya Sakai tidak tahan akan sikap Otomi .
“ Cinta sejati ialah disaat kau terpuruk , dia ada untukmu . disaat kau tidak berdaya , dia ada disisimu . dan disaat kau tidak mampu , dia menggenggam erat tanganmu . jika kau mengira bahwa dia adalah cinta sejatimu dan kau adalah cinta sejatinya sekalipun sedikit , kenapa kemungkinan itu tidak diperjuangkan sekalipun hasilnya berakhir tidak memuaskan ? sesungguhnya tidak ada perjuangan yang sia-sia di dunia ini . layaknya hidup manusia .  – Nyonya Sakai “
Nyonya Sakai diam-diam mengirim e-mail berisi berita tentang Otomi yang berkecimpung dibidang musik sebagai Violinist Buta dan tidak lupa dengan video permainan Otomi tanpa memakai penglihatannya kepada Sora dan Sayaka . saat Sora membaca e-mail itu , dia tidak menyangka bahwa itulah tujuan mengapa Otomi menyuruhnya menjauh darinya . akhirnya , Sora mengendarai motornya dan berniat pergi ke rumah Otomi dan meminta maaf .
Sayang sekali , baru saja tiba setengah jalan , Sora dikepung oleh segerombolan pria-pria berbadan kekar . pria-pria berbadan kekar itu menghajar Sora hingga pingsan dan meninggalkan Sora terbaring di atas jalanan dan dihujani oleh air hujan . Sora mengingat plat nomor mobil yang dikendarai oleh pria-pria kejam itu sebelum terjatuh diatas tanah .
Saat Sora terbangun , sayaka sudah ada disampingnya . sayaka memaksakan Sora untuk selamanya bersama dengan dirinya . akan tetapi sora menolak dan mengatakan bahwa selama ini dia hanya dapat tersentuh oleh gadis membosankan akan tetapi cerdas dan pekerja keras seperti Otomi . pada saat yang sama pula , sora membatalkan pertunangan keduanya .
Sudah pasti sayaka tidak terima . sayaka menyuruh pria-pria yang ternyata menghajar sora tadi malam untuk menahan sora tetap dirumahnya dan tidak mendekati Otomi selamanya .
“ kalau kau benar-benar mencintaiku , seharusnya kau merelakanku demi kebahagiaanku ! bukan mencengkeramku didalam tanganmu .. tidak .. lebih tepatnya , keegoisanmu “ [ Notes : ini kata-kata favorit Author :D siapa tahu ada pacarmu disampingmu dan kamu lagi sulit putus dengannya sampai ngikutin kamu kemana-mana ]
Sayaka tidak terima . baru saja sayaka mau menyuruh anak buahnya untuk menyeret Sora kegudangnya , muncullah Otomi menghajar habis semua pria yang menyakiti Sora tadi . sayaka tidak percaya dan dengan tangannya sendiri dia hendak menghujam Otomi dengan pisau . lalu , sora melindunginya dan justru pisau itu menikam sora hingga terjerembab . badan Otomi kaku karena teringat flashback dimana dia dengan matanya sendiri melihat Sora ditabrak oleh truk . sora menggenggam tangan Otomi dan berbisik bahwa : “ tidak apa-apa , aku disini .. dan aku masih hidup .. aku yang masih hidup sedang menggenggam erat tanganmu “ sayaka melarikan diri tapi dicegat oleh fans Otomi . fans otomi juga bilang bahwa merekalah yang melacak keberadaan Sora . sayaka dilarikan ke kantor polisi atas tuduhan percobaan pembunuhan dan kekerasan .
Disaat sayaka berada didalam kurungan penjara , tidak ada satupun orang yang menjenguknya . justru Otomi seorang yang menjenguknya . Otomi bilang bahwa itu adalah kesalahannya . sayaka tidak dapat menahan tangis penyesalannya . keduanya kembali menjadi teman baik walaupun dipisahkan oleh jeruji besi . [ Notes ; owh~ Otomi baik buangett .. kira2 di dunia ini ada gak orang sebaik dia ? gak ada khan ? aku aja mungkin udah dendam abis dengan Sayaka tuch (/`Δ`)/ ]
Biasanya , recital biola Otomi hanya dikunjungi oleh keluarga dan fans Otomi . kini , Sora melengkapi kehadirannya . keberadaannya selalu dapat dilihat . Ibu Sora tidak melarang Sora untuk bergaul dengan Otomi . justru orang tua Otomi mendukung keduanya . ibu Otomi merasa bahwa hubungannya dengan orang tua Sora ( ayah sora sudah tidak ada karena keracunan , jadi ibunya sendiran mengurusnya ) cukup baik jadi tidak apa-apa . sekalipun Otomi dan Sora sebatas teman .
Suatu pagi , Sora merasa aneh pada dirinya . dia begitu mudah kelelahan , tidak nafsu makan , kehilangan berat badan hingga 2kg per harinya , dan sering demam . ibunya , Nyonya kawaguchi memeriksakan ketidakberesan Sora . dokter berkata bahwa untuk saat ini tidak dapat diperiksa karena penyakit itu cukup sulit diperiksa . jadi , Sora dan ibunya pulang dengan tangan hampa . tapi yang pasti mereka tahu bahwa penyakit itu bukan sembarang penyakit .
Malamnya , Sora mengajak Otomi pergi ke gedung SMP nya . sora bercerita bahwa dulu dia pertama kali melihat bakat tersembunyi Otomi sejak keduanya tidak sengaja bertemu di gedung belakang sekolah . saat itu Otomi kehilangan tasnya dan berniat mengambilnya . keduanya tidak bertukar sapa , bahkan hanya sora yang menyadari pertemuan itu . asyik bercerita masa lalu , sora mendapat telepon dari dokter yang menemuinya tadi pagi . dokter itu baru menyadari bahwa Sora mengidap penyakit kanker liver ( hepatoma ) , yang disebut sebagai penyakit yang paling sulit disembuhkan bahkan melalui operasi sekalipun . sora syok ditempat dan pergi meninggalkan otomi diam terpaku sendirian tanpa mengetahui alasan jelas . sora dan ibunya tenggelam dalam kesedihan .
Ibu sora mendapatkan panggilan dari adiknya yang menganjurkan sora mengikuti operasi . katanya , operasi mungkin dapat meringankannya dalam beberapa waktu .ibu sora mengatakan hal itu pada sora . dan sora pun menurut .
Sudah beberapa hari Sora tidak bertemu dengan Otomi lagi .setiap e-mail dan telepon dari Otomi tidak dijawab sama sekali . Sora merasa dia sudah tidak mungkin bersama dengan Otomi lagi [ Notes : sekalipun keduanya sebatas teman saja ] . dan pada akhirnya , Sora membalas e-mail otomi “ maaf otomi , kita tidak mungkin menjadi teman . aku tidak mau berteman dengan orang yang tidak bisa melihat rupaku lagi “ . membacanya , Otomi merasa sangat terluka . dan karenanya , dia benar-benar tidak menghiraukan Sora lagi dan semakin menumpuk jadwalnya agar dia bisa sibuk memikirkan biola . bahkan , Otomi sampai-sampai meninggalkan biola sora di gudangnya lagi [ maksud dari ‘lagi’ : baca sinopsis seri sebelumnya ] dan membeli biola baru yang jauh lebih mahal dan layak . [ Notes : gantian Sora yang diemin Otomi :p ]
Sora pindah ke Osaka dan hidup di rumah pamannya yang juga dokter spesialis untuk kanker . Sora diberi terapi sementara untuk mempersiapkan waktu operasi . akan tetapi , masalahnya adalah ; siapa yang rela memberikan livernya untuk sora ?
Sialnya , suatu ketika ada fans yang membawa sekumpulan surat kabar dari Osaka dan terjatuh . otomi membantunya untuk mengambil koran itu , akan tetapi otomi terdiam saat melihat rubrik tentang permintaan donor liver untuk sora . otomi pun pulang dengan air mata . dan menyadari maksud dari perkataan sora melalui e-mail itu .
Otomi nekad pergi ke Osaka sendirian . penglihatannya mulai kabur dan kebingungan untuk mencari alamat sora . dan akhirnya dia menyewa kamar hotel . sewaktu berada di hotel , otomi menulis surat , merekam video dan suara dalam kaset . setelah itu , dia bertemu dengan Sora di Rumah Sakit saat mau mengecek kecocokan livernya . mereka bertengkar keras . namun , Otomi sengaja . dengan itu , Otomi berharap Sora dapat melupakannya .
Paginya , otomi pergi ke rumah sakit yang dimaksud , otomi mengatakan bahwa dia siap mendonorkan livernya dan mempertaruhkan nyawanya untuk sora bagaimanapun itu . setelah diperiksa , ternyata liver Otomi cocok dan bagus untuk didonorkan pada sora seorang . operasinya berjalan dengan baik . diakhir hidupnya , otomi tersenyum dengan harapan bahwa livernya bisa berguna bagi sora .
Ibu sora tidak tahu apa-apa tentang siapa orang yang dengan baik liver mau mendonorkan livernya untuk sora . jadi sora dengan senangnya sehingga dia bertanya siapa orang baik yang membantunya . ternyata , saat sora mendengar orang yang mendonorkan berarti sudah mati , sora diam dan tidak berani menanyakan .
Di Tokyo sendiri , Manager Kohana mendapatkan kiriman dari hotel yang disewa Otomi di Osaka . isinya bill pembayaran sewa kamar dan agenda kerja Otomi yang tertinggal beserta pakaian lengkap dengan tas kecilnya . Manager Kohana melunasi bill itu melalui rekening hotel . tapi , saat Manager Kohana melihat surat yang teselip di agenda Otomi , dia terjerit histeris . dan Ibu Otomi yang penasaran juga membaca buku itu . alangkah histerisnya kedua insan itu mengetahui bahwa demi cinta pertamanya , Otomi mengorbankan liver dan nyawanya .
Sora pun kembali ke Tokyo . awalnya dia gugup karena  kata-katanya yang sangat menyakitkan jadi dia menunda kepulangannya dan mencari kabar Otomi melalui internet . sora syok dengan pesan yang ditulis oleh Manager Kohana di akun facebooknya :
“ Untuk para fans , kami mengucapkan maaf sebesar-besarnya yang sudah menantikan recital minggu depan . karena nona Tenji Otomi tidak akan dapat hadir lagi dipanggung musik klasik dan seterusnya . info selanjutnya akan kami sampaikan karena alasan pribadi . terima kasih – Manager Kawamura Kohana “
Sesampainya di rumah Otomi , sora mendapati ibu Otomi masih menangis . sora bertanya apakah penglihatan Otomi sudah hilang sepenuhnya ? Ibu Otomi bilang kalau Otomi diluar kota dan berusaha untuk menjauhinya . Sora hancur dan pulang dengan ekspresi penyesalan .
Sora pun berubah , dia mengira bahwa Otomi menemukan cinta yang baru . maka sora berpacaran dengan banyak wanita dan terus berganti-ganti dalam sehari . Sora mengira dengan ini Otomi bisa menyesali keputusannya dan kembali padanya . dan prilaku itu berlanjut selama bertahun tahun .
Sayaka dibebaskan dari penjara . itu karena Otomi memaafkannya dan membayarkan denda agar Sayaka dapat keluar melalui surat selipan itu. Stelah mendengar alasan dan mengapa Otomi tidak menemuinya , Sayaka sangat sedih  . Sayaka pergi ke Osaka untuk bersembahyang di makamny. kebetulan di perjalanan pulang , Sayaka melihat Sora dengan banyak gadis yang berpakaian sexy . Sayaka menampar Sora tanpa memberitahukan apa yang terjadi pada Otomi . maka , Sora naik darah dan meninggalkan Sayaka disana .
Sayaka awalnya mau menepati janji untuk merahasiakannya . tapi Sayaka semakin tidak sabar lagi melihat kebiasaan Sora . jadi , Sayaka ribut-ribut di Diskotik tempat Sora bersenang-senang dan memberikan surat beramplop biru yang isinya kaset kecil dan surat dari otomi untuk Sora . sora membacanya dan mendengar pesan suara dalam flashdisk itu . dia pun menangis . namun , karena permintaan Otomi untuk Sora tetap hidup dan tersenyum , dia menepatinya . pada akhirnya , Sora masuk Universitas Stradivarius . Universitas Musik no.1 dikotanya yang banyak melahirkan penyanyi papan atas . dia mempelajari banyak alat musik hingga dikenal sebagai jenius segala instrumen klasik , mengikuti jejak Otomi .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar