Vitula , The Reborn of
The Last Symphony
“ nafas pertamaku
adalah awal dari kehidupanku ,
nafas keduaku adalah desahan letih akan cobaan yang
menimpaku ,
nafas ketigaku adalah tawa kebahagiaan terbesarku ,
dan nafas keempat adalah nafas terakhirku ,
demimu ... “

Otomi luar biasa
bahagia akan dirinya dapat diterima kembali di panggung klasik dibawah naungan
Tuan Hayashi . tapi siapa yang menyangka bahwa itu adalah jembatan nasib Otomi
? disaat dirinya dapat berdiri dipanggung yang diimpikannya , justru ada pria
tampan nan lembut yang bukanlah orang asing bagi Otomi tengah duduk di kursi
Pen A . dan orang itu adalah , Nakamura Sora . Otomi mengira dirinya bermimpi ,
maka dari itu dia bawa santai sampai akhir recital . tetapi , saat Otomi ingin
pulang , dia dicegat oleh Sora . sejak saat itulah , Otomi tahu bahwa Sora
masih hidup . dan Sora sendiri tidak menyangka bahwa Otomi sudah berubah segitu
banyaknya . karena , Otomi yang dikenal Sora hanyalah gadis old-fashioned dan
berwajah jelek . tetapi Otomi yang sekarang adalah gadis yang dewasa dan
fashion yang rapi dan berwajah tidak sejelek dulu .
Keduanya
menghabiskan malam dengan berbincang-bincang tentang masa lalu . dan ternyata
Sora tidaklah mati .Sora bercerita bahwa dia disantet oleh musuh politik ayah Sora yang
pejabat dan mengincar nyawa Sora sebagai umpan . dan ketika Sora terdiam saat
dirinya berada di tengah jalan itu karena Sora dibuat tak bisa bergerak . dan
juga saat Sora ditangani oleh suster rumah sakit , baru saja akan ditempatkan
di kamar mayat , Sora terbangun . karena itulah , Sora masih hidup sampai
sekarang .
Bagi Otomi , itu
adalah keajaiban . dan ada kesempatan baginya untuk menjadi sahabat Sora
seperti apa yang diimpikan dulu . tapi , Otomi baru menyadari bahwa dirinya
mengidap Syndrom Bachet . maka dari itu , setiap Sora menghubunginya , Otomi
memakai alasan schedule yang padat . dia tidak ingin Sora mengetahui kondisinya
dan mengecewakannya .
Cukup lama mendiami
diri , Sora pun berhenti mengirimi e-mail dan menelpon Otomi . sejak saat itu ,
Otomi merasa bersalah dan berniat menelpon untuk meminta maaf . akan tetapi ,
saat Otomi menghubungi Sora , justru ada suara perempuan yang terdengar . Otomi
segera mengakhiri telepon tanpa mengatakan kata sepatahpun .
Saat Otomi chatting
dengan seorang fans , tiba-tiba ada akun yang mengatakan dirinya fans beratnya
dan mengenal Otomi lebih jauh . Otomi mengira itu adalah stalker , jadi Otomi hanya bersikap biasa dan menjaga jarak .
sampai suatu hari , fans itu mengatakan bahwa dia dulu teman sekelas Otomi .
maka Otomi memberanikan diri untuk bertanya . dan fans itu ternyata teman
terbaik Otomi sejak SMP , Chiba Sayaka . keduanya merencanakan waktu bertemu di
suatu cafe yang cukup tenang .
Sayaka mengaku
bahwa ada pria yang disukainya saat ini dan keduanya tengah berada dalam ikatan
suci pertunangan . Otomi sangat bahagia karena baginya kebahagiaan Sayaka
adalah kebahagiaan nya juga . dan Otomi juga mengaku bahwa dia juga masih
menyukai Sora dan selamanya hanya akan ada Sora dihatinyanya .
Suatu hari , Otomi
merasa sangat pusing , jadi dia pergi ke rumah sakit . ternyata , Otomi hanya
anemia ringan. setelah disuntikkan obat , Otomi pulang . tetapi , dalam
perjalanan pulang , Otomi bertemu dengan Sora dan Sayaka tengah bergandengan
tangan . sejak saat itu , Otomi merasa bahwa hatinya dihancurkan menjadi
pecahan-pecahan kecil .
“ terkadang , aku merasa bahwa hatiku bagaikan gelas kaca
. saat dihancurkan , pecahannya tersebar kemana-mana tanpa arah tujuan . dan
itulah yang tengah kurasakan hari itu , kehambaran yang menyiksa batinku “
Otomi mencoba untuk
menghubungi Sora lagi , tapi dia tidak memberanikan diri . dan pada saat yang
sama , Sora datang menemuinya . dan sudah pasti , Otomi melarikan diri .
dirinya bersembunyi dibalik kegelapan yang tidak dapat dibandingkan dengan
kegelapan di hatinya . dan dia selalu begitu .
Sayaka pun datang
ke rumah Otomi , dia datang marah-marah pada Otomi dan mengatakan bahwa Otomi
sedang berusaha untuk merebut Sora darinya dan menghancurkan ikatan mereka
tanpa memikirkan apa yang sudah Sayaka lakukan pada Otomi di masa lalu . Ibu
Otomi tidak terima karena baginya Otomi tidak mungkin melakukan hal seperti itu
. akan tetapi , Otomi datang dan mencegat ibunya . Sayaka melempar buku ke arah
Otomi hingga mengenai kepala Otomi dan pingsan di tempat .
Otomi dilarikan ke
rumah sakit dan diberikan perawatan yang intensif karena luka yang cukup dalam
hingga menyerang syaraf . Sayaka sangat bersalah dan ketakutan . mendengar
Otomi pingsan dan dalam bahaya , Sora mengunjungi Rumah Sakit itu dan bertemu
dengan Sayaka . dia bertanya kenapa dia bisa disana . dan Sayaka bilang dia
hanya memastikan Otomi baik-baik saja dan tidak mengatakan kebenaran pada Sora
.
Saat Otomi
terbangun , Sayaka melihatnya lebih dulu . Sayaka bertanya hubungan macam apa
yyang dimiliki Otomi dan Sora sejauh ini tanpa mengucapkan kata maaf sama
sekali . Otomi menjawab bahwa mereka hanyalah mantan teman sekelas , bukan
teman dan bukan siapa-siapa . berikut adalah percakapan mereka :
“ kau .. kenapa kau
tidak jujur padaku ? padahal dulu aku dapat melihat hatimu .. tapi , kenapa kau
tidak dapat melihat hatiku kini ? perasaan macam apa yang kumiliki saat ini ? ekspresi
macam apa yang kupakai saat ini ? “
“ ya , benar . aku
tidak dapat melihatmu . perasaanmu , dan juga ekspresimu “
“ apa katamu ?
sudah kuduga kalau kau adalah orang yang paling si ... “
“ aku buta “
“ hah~ , ternyata
kau sadar juga ! jadi , apa yang kau lakukan ? meminta maaf padaku karena kau
sudah diam-diam menggoda Sora ? “
“ tidak , bukan itu
“
“ jadi apa ? jangan
bilang kalau kau sengaja membuatku han .. “
“ aku benar-benar
buta . aku tidak dapat melihat ... tidakkah kau mengerti ?? aku sudah tidak
dapat melihat siapapun !! melihat wajah mu , Ibu , Nyonya Hayashi , dan juga ..
Sora .. aku benar-benar buta ! “
“ a .. apa maksudmu
? kau tidak perlu berakting untuk mencari perhati .. “
“ aku mengidap
Syndrom Bachet ! “
“ heh ? “
“ terserah kau
percaya atau tidak ... yang penting , aku mempercayakan Sora padamu .. keadaan
fisikku seperti ini sama sekali tidak pantas menjadikan diriku teman siapapun
!! bahkan temanmu .. jadi .. tolong .. tinggalkan aku sejauh mungkin .. dan
bencilah aku sebisa mungkin ... buatlah aku paling dibenci olehmu dan sora !! aku
tak kuat lagi ... “
Sayaka terdiam kaku
. dan setelah itu dia pergi . setelah melihat Sayaka keluar kamar Otomi dengan
air mata yang tertumpah , Sora segera ke kamar Otomi . Otomi tidak berani
mengusir Sora karena kalau dia mengusir Sora , Sora pasti akan menyalahkan
segalanya pada Sayaka . Sora duduk disamping Otomi dan menanyakan bagaimana
keadaannya sekarang . berikut adalah percakapan keduanya :
“ kau .. sudah
tidak apa-apa ? “
“ untuk apa kau
mengkhawatirkanku ? “
“ karena kita teman
kan ? aku sudah berhutang budi padamu dulu “
“ tapi kau sudah
menembusnya dengan biola itu “
“ itu .. “
“ cepat pergilah ,
dan jangan dekati aku lagi .. “
“ kenapa kau bicara
seperti itu ? kau mengusirku ? atau ..ah , apakah kata-kata Sayaka ada yang
membuatmu kecewa ? “
“ sayaka ? “
“ ya , aku
melihatnya keluar menangis “
“ benarkah ?
mungkin karena kami bernostalgia berdua
tadi . aku bercerita bahwa Sayaka pernah menolongku mati-matian dengan gigih .
dan dia tidak menyangka bahwa aku masih mengingatnya “
“ begitukah ?
baguslah , dan Otomi .. maukah kau .. “
“ pergilah , ini
sudah jam terlambat “
‘ ha , benar juga .
baiklah , aku pergi dulu .. “
“ tidak , tepatnya
, jangan pernah datang lagi “
“ eh ? “
“ aku sudah senang
dapat bertemu denganmu . karena itu , aku mau kau menjauh dariku “
“ kenapa ? bukankah
kau sendiri bilang kalau kau ingin menjadi temanku ? dan tentang mendengar
suara indah dari ku itu ? janjimu untuk ‘ suatu hari aku ingin sekali memainkan
lagu dari dirimu untukmu seorang ‘ ? apakah kau lupa ? “
“ itu ... aku sudah
lupa dan tidak ingat membuat janji seperti itu “
“ apa ? kau tidak
perlu sejauh itu untu .. “
“ Menjauh dariku
!!! “
Setelah bicara
begitu , Sora segera pergi dengan kecewa . Otomi pun sepuasnya menumpahkan
kesedihannya malam itu .
Esok malamnya ,
Sora bertemu dengan Sayaka dan dinner bersama-sama . Sayaka bertanya ‘ apa yang
kalian bicarakan berdua malam itu ? ‘ dan sora hanya menjawab kalau Otomi
menyuruhnya menjauh dari Sora . sayaka ingin mengatakan kebenaran , tapi jika
Sayaka bilang bahwa Otomi buta , Sora pasti mendekatinya karena mengerti
kesulitannya . sayaka pun makan sedikit dan langsung pulang .
Sebulan telah
berlalu , Otomi hidup sebagai Violinist buta yang menimbun schedule yang luar
biasa padat selama dirinya masih populer masa itu . Otomi sengaja menambah
jadwal agar Sora tidak bertemu dengannya lagi . Nyonya Sakai tidak tahan akan
sikap Otomi .
“ Cinta sejati ialah disaat kau terpuruk , dia ada
untukmu . disaat kau tidak berdaya , dia ada disisimu . dan disaat kau tidak mampu
, dia menggenggam erat tanganmu . jika kau mengira bahwa dia adalah cinta
sejatimu dan kau adalah cinta sejatinya sekalipun sedikit , kenapa kemungkinan
itu tidak diperjuangkan sekalipun hasilnya berakhir tidak memuaskan ?
sesungguhnya tidak ada perjuangan yang sia-sia di dunia ini . layaknya hidup manusia
. – Nyonya Sakai “
Nyonya Sakai
diam-diam mengirim e-mail berisi berita tentang Otomi yang berkecimpung
dibidang musik sebagai Violinist Buta dan tidak lupa dengan video permainan
Otomi tanpa memakai penglihatannya kepada Sora dan Sayaka . saat Sora membaca
e-mail itu , dia tidak menyangka bahwa itulah tujuan mengapa Otomi menyuruhnya
menjauh darinya . akhirnya , Sora mengendarai motornya dan berniat pergi ke
rumah Otomi dan meminta maaf .
Sayang sekali ,
baru saja tiba setengah jalan , Sora dikepung oleh segerombolan pria-pria
berbadan kekar . pria-pria berbadan kekar itu menghajar Sora hingga pingsan dan
meninggalkan Sora terbaring di atas jalanan dan dihujani oleh air hujan . Sora
mengingat plat nomor mobil yang dikendarai oleh pria-pria kejam itu sebelum
terjatuh diatas tanah .
Saat Sora terbangun
, sayaka sudah ada disampingnya . sayaka memaksakan Sora untuk selamanya
bersama dengan dirinya . akan tetapi sora menolak dan mengatakan bahwa selama
ini dia hanya dapat tersentuh oleh gadis membosankan akan tetapi cerdas dan
pekerja keras seperti Otomi . pada saat yang sama pula , sora membatalkan
pertunangan keduanya .
Sudah pasti sayaka
tidak terima . sayaka menyuruh pria-pria yang ternyata menghajar sora tadi
malam untuk menahan sora tetap dirumahnya dan tidak mendekati Otomi selamanya .
“ kalau kau
benar-benar mencintaiku , seharusnya kau merelakanku demi kebahagiaanku ! bukan
mencengkeramku didalam tanganmu .. tidak .. lebih tepatnya , keegoisanmu “ [
Notes : ini kata-kata favorit Author :D siapa tahu ada pacarmu disampingmu dan
kamu lagi sulit putus dengannya sampai ngikutin kamu kemana-mana ]
Sayaka tidak terima
. baru saja sayaka mau menyuruh anak buahnya untuk menyeret Sora kegudangnya ,
muncullah Otomi menghajar habis semua pria yang menyakiti Sora tadi . sayaka
tidak percaya dan dengan tangannya sendiri dia hendak menghujam Otomi dengan
pisau . lalu , sora melindunginya dan justru pisau itu menikam sora hingga
terjerembab . badan Otomi kaku karena teringat flashback dimana dia dengan
matanya sendiri melihat Sora ditabrak oleh truk . sora menggenggam tangan Otomi
dan berbisik bahwa : “ tidak apa-apa , aku disini .. dan aku masih hidup .. aku
yang masih hidup sedang menggenggam erat tanganmu “ sayaka melarikan diri tapi
dicegat oleh fans Otomi . fans otomi juga bilang bahwa merekalah yang melacak
keberadaan Sora . sayaka dilarikan ke kantor polisi atas tuduhan percobaan
pembunuhan dan kekerasan .
Disaat sayaka
berada didalam kurungan penjara , tidak ada satupun orang yang menjenguknya .
justru Otomi seorang yang menjenguknya . Otomi bilang bahwa itu adalah
kesalahannya . sayaka tidak dapat menahan tangis penyesalannya . keduanya
kembali menjadi teman baik walaupun dipisahkan oleh jeruji besi . [ Notes ;
owh~ Otomi baik buangett .. kira2 di dunia ini ada gak orang sebaik dia ? gak
ada khan ? aku aja mungkin udah dendam abis dengan Sayaka tuch (/`Δ`)/ ]
Biasanya , recital
biola Otomi hanya dikunjungi oleh keluarga dan fans Otomi . kini , Sora
melengkapi kehadirannya . keberadaannya selalu dapat dilihat . Ibu Sora tidak
melarang Sora untuk bergaul dengan Otomi . justru orang tua Otomi mendukung
keduanya . ibu Otomi merasa bahwa hubungannya dengan orang tua Sora ( ayah sora
sudah tidak ada karena keracunan , jadi ibunya sendiran mengurusnya ) cukup baik
jadi tidak apa-apa . sekalipun Otomi dan Sora sebatas teman .
Suatu pagi , Sora
merasa aneh pada dirinya . dia begitu mudah kelelahan , tidak nafsu makan ,
kehilangan berat badan hingga 2kg per harinya , dan sering demam . ibunya ,
Nyonya kawaguchi memeriksakan ketidakberesan Sora . dokter berkata bahwa untuk
saat ini tidak dapat diperiksa karena penyakit itu cukup sulit diperiksa . jadi
, Sora dan ibunya pulang dengan tangan hampa . tapi yang pasti mereka tahu
bahwa penyakit itu bukan sembarang penyakit .
Malamnya , Sora
mengajak Otomi pergi ke gedung SMP nya . sora bercerita bahwa dulu dia pertama
kali melihat bakat tersembunyi Otomi sejak keduanya tidak sengaja bertemu di
gedung belakang sekolah . saat itu Otomi kehilangan tasnya dan berniat
mengambilnya . keduanya tidak bertukar sapa , bahkan hanya sora yang menyadari
pertemuan itu . asyik bercerita masa lalu , sora mendapat telepon dari dokter
yang menemuinya tadi pagi . dokter itu baru menyadari bahwa Sora mengidap
penyakit kanker liver ( hepatoma ) , yang disebut sebagai penyakit yang paling
sulit disembuhkan bahkan melalui operasi sekalipun . sora syok ditempat dan
pergi meninggalkan otomi diam terpaku sendirian tanpa mengetahui alasan jelas .
sora dan ibunya tenggelam dalam kesedihan .
Ibu sora mendapatkan
panggilan dari adiknya yang menganjurkan sora mengikuti operasi . katanya ,
operasi mungkin dapat meringankannya dalam beberapa waktu .ibu sora mengatakan
hal itu pada sora . dan sora pun menurut .
Sudah beberapa hari
Sora tidak bertemu dengan Otomi lagi .setiap e-mail dan telepon dari Otomi
tidak dijawab sama sekali . Sora merasa dia sudah tidak mungkin bersama dengan
Otomi lagi [ Notes : sekalipun keduanya sebatas teman saja ] . dan pada
akhirnya , Sora membalas e-mail otomi “ maaf otomi , kita tidak mungkin menjadi
teman . aku tidak mau berteman dengan orang yang tidak bisa melihat rupaku lagi
“ . membacanya , Otomi merasa sangat terluka . dan karenanya , dia benar-benar
tidak menghiraukan Sora lagi dan semakin menumpuk jadwalnya agar dia bisa sibuk
memikirkan biola . bahkan , Otomi sampai-sampai meninggalkan biola sora di
gudangnya lagi [ maksud dari ‘lagi’ : baca sinopsis seri sebelumnya ] dan
membeli biola baru yang jauh lebih mahal dan layak . [ Notes : gantian Sora
yang diemin Otomi :p ]
Sora pindah ke
Osaka dan hidup di rumah pamannya yang juga dokter spesialis untuk kanker .
Sora diberi terapi sementara untuk mempersiapkan waktu operasi . akan tetapi ,
masalahnya adalah ; siapa yang rela
memberikan livernya untuk sora ?
Sialnya , suatu
ketika ada fans yang membawa sekumpulan surat kabar dari Osaka dan terjatuh .
otomi membantunya untuk mengambil koran itu , akan tetapi otomi terdiam saat
melihat rubrik tentang permintaan donor liver untuk sora . otomi pun pulang
dengan air mata . dan menyadari maksud dari perkataan sora melalui e-mail itu .
Otomi nekad pergi
ke Osaka sendirian . penglihatannya mulai kabur dan kebingungan untuk mencari
alamat sora . dan akhirnya dia menyewa kamar hotel . sewaktu berada di hotel ,
otomi menulis surat , merekam video dan suara dalam kaset . setelah itu , dia
bertemu dengan Sora di Rumah Sakit saat mau mengecek kecocokan livernya .
mereka bertengkar keras . namun , Otomi sengaja . dengan itu , Otomi berharap
Sora dapat melupakannya .
Paginya , otomi
pergi ke rumah sakit yang dimaksud , otomi mengatakan bahwa dia siap
mendonorkan livernya dan mempertaruhkan nyawanya untuk sora bagaimanapun itu .
setelah diperiksa , ternyata liver Otomi cocok dan bagus untuk didonorkan pada
sora seorang . operasinya berjalan dengan baik . diakhir hidupnya , otomi
tersenyum dengan harapan bahwa livernya bisa berguna bagi sora .
Ibu sora tidak tahu
apa-apa tentang siapa orang yang dengan baik liver mau mendonorkan livernya
untuk sora . jadi sora dengan senangnya sehingga dia bertanya siapa orang baik
yang membantunya . ternyata , saat sora mendengar orang yang mendonorkan
berarti sudah mati , sora diam dan tidak berani menanyakan .
Di Tokyo sendiri ,
Manager Kohana mendapatkan kiriman dari hotel yang disewa Otomi di Osaka .
isinya bill pembayaran sewa kamar dan agenda kerja Otomi yang tertinggal
beserta pakaian lengkap dengan tas kecilnya . Manager Kohana melunasi bill itu
melalui rekening hotel . tapi , saat Manager Kohana melihat surat yang teselip
di agenda Otomi , dia terjerit histeris . dan Ibu Otomi yang penasaran juga
membaca buku itu . alangkah histerisnya kedua insan itu mengetahui bahwa demi
cinta pertamanya , Otomi mengorbankan liver dan nyawanya .
Sora pun kembali ke
Tokyo . awalnya dia gugup karena
kata-katanya yang sangat menyakitkan jadi dia menunda kepulangannya dan
mencari kabar Otomi melalui internet . sora syok dengan pesan yang ditulis oleh
Manager Kohana di akun facebooknya :
“ Untuk para fans , kami mengucapkan maaf
sebesar-besarnya yang sudah menantikan recital minggu depan . karena nona Tenji
Otomi tidak akan dapat hadir lagi dipanggung musik klasik dan seterusnya . info
selanjutnya akan kami sampaikan karena alasan pribadi . terima kasih – Manager
Kawamura Kohana “
Sesampainya di
rumah Otomi , sora mendapati ibu Otomi masih menangis . sora bertanya apakah
penglihatan Otomi sudah hilang sepenuhnya ? Ibu Otomi bilang kalau Otomi diluar
kota dan berusaha untuk menjauhinya . Sora hancur dan pulang dengan ekspresi
penyesalan .
Sora pun berubah ,
dia mengira bahwa Otomi menemukan cinta yang baru . maka sora berpacaran dengan
banyak wanita dan terus berganti-ganti dalam sehari . Sora mengira dengan ini
Otomi bisa menyesali keputusannya dan kembali padanya . dan prilaku itu
berlanjut selama bertahun tahun .
Sayaka dibebaskan
dari penjara . itu karena Otomi memaafkannya dan membayarkan denda agar Sayaka
dapat keluar melalui surat selipan itu. Stelah mendengar alasan dan mengapa
Otomi tidak menemuinya , Sayaka sangat sedih . Sayaka pergi ke Osaka untuk bersembahyang di
makamny. kebetulan di perjalanan pulang , Sayaka melihat Sora dengan banyak
gadis yang berpakaian sexy . Sayaka menampar Sora tanpa memberitahukan apa yang
terjadi pada Otomi . maka , Sora naik darah dan meninggalkan Sayaka disana .
Sayaka awalnya mau
menepati janji untuk merahasiakannya . tapi Sayaka semakin tidak sabar lagi
melihat kebiasaan Sora . jadi , Sayaka ribut-ribut di Diskotik tempat Sora
bersenang-senang dan memberikan surat beramplop biru yang isinya kaset kecil
dan surat dari otomi untuk Sora . sora membacanya dan mendengar pesan suara
dalam flashdisk itu . dia pun menangis . namun , karena permintaan Otomi untuk
Sora tetap hidup dan tersenyum , dia menepatinya . pada akhirnya , Sora masuk
Universitas Stradivarius . Universitas Musik no.1 dikotanya yang banyak
melahirkan penyanyi papan atas . dia mempelajari banyak alat musik hingga
dikenal sebagai jenius segala instrumen klasik , mengikuti jejak Otomi .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar