Senin, 23 Juli 2012

The Red Comb Series 2 : Under The Sakura Blowing Part 5


5


“ Pangeran Mahkota , Pangeran Kagaya ingin bertemu dengan anda “ panggil saiga . Pangeran Mahkota membereskan bukunya dan mengizinkan Pangeran Kagaya masuk .
Seperti apa yang dikatakan , Pangeran Kagaya masuk dan memberi penghormatan dengan wajah yang lusuh . Pangeran Mahkota mengangkat kepalanya . air mata di pipinya masih saja belum kering oleh waktu . karena sejak tadi yang dilakukan Pangeran Mahkota hanyalah menangis . menangisi kemalangannya . memegang buku tua yang sudah basah akan airmata di genggamannya . setelah duduk , sorot mata Pangeran Kagaya mulai berubah . memancarkan kesedihan dan kemarahan yang mendalam hanya dengan menatapnya . dia pun memulai pembicaraan ,” Pangeran Mahkota , apakah anda memanggil hamba ? “
Pangeran Mahkota memalingkan pandangannya ke buku yang dipeganginya tadi  . mulutnya membisu .
“ apakah ada yang anda inginkan dari hamba , Pangeran Mahkota ? “ tanya Pangeran Kagaya sekali lagi . kali ini , Pangeran Mahkota mulai menatap Pangeran Kagaya dengan tatapan yang berbeda dari sebelumnya .
“ apakah ... apakah kau sudah melihatnya ? “ tanya Pangeran Mahkota kabur . pandangannya kembali seperti sebelumnya , hanya saja menunduk .
Pangeran Kagaya bingung , arti dari apa yang dikatakan Pangeran Mahkota sangat samar , “ apa maksud yang mulia ? maafkan hamba tidak menyerap maksud dari per .. “
“ apakah kau dapat melihat saat terakhir Kayamaru-hime ? “ potong Pangeran Mahkota .
Pangeran Kagaya sedikit tersentak walau hatinya sakit mendengar kata-kata itu terucap dari mulut kakaknya . dia pun menaikkan kepalanya , dengan menahan air mata yang tengah dibendungnya . dia menjawab , “ ya , Pangeran Mahkota “
“ apakah kau segitunya beruntung ? “ tanya Pangeran Mahkota lagi , membuat Pangeran Kagaya tak dapat membendung kemarahannya dan air matanya . mengapa kata itu ? pikirnya . tangan kekarnya memegang erat kimononya . pikirnya , “ jika aku bertindak sembrono , Putri Kayamaru di surga pasti akan kecewa padaku “  . Pangeran Kagaya menelan air ludahnya .
Akan tetapi , kesabaran Pangeran Kagaya tidak bertahan lama . setelah hening beberapa saat . kedua tangannya tidak lagi menggenggam ujung kimononya , melainkan mengepalkan tangannya seakan ingin melambungkan tinjuan pada seseorang  . hatinya kian panas . tidak cukupkah kehilangan gadis yang disayanginya , kini harus menghadapi pertanyaan panas kakaknya .
Tak dapat menahan amarah lagi , dirinya berdiri dengan mata yang penuh kebencian namun melukiskan kemalangan dan dendam .
“ apakah anda pikir .. melihat api yang ingin disentuh , berarti tangan kita tidak terbakar karena menyentuhnya ? “ tanya Pangeran Kagaya lantang . Pangeran Mahkota mengangkat kepalanya , terkejut akan sikap adiknya yang tak biasa .
“ Kagaya .. “
“ apakah anda pikir , melihat orang yang anda sayangi dengan sepenuh hatimu , dilalap oleh api yang demikian panasnya menjadi abu , disirami oleh air mata darah , disaksikan oleh orang yang menangisinya karena dia tak ada , anda pikir itu beruntung ? “
“ Kagaya ! “
“ Kayamaru-hime menjadi korban dari keegoisan anda ! karena kemanjaan andalah ... karena anda .. dia mengalami penderitaan segitu banyaknya ! apakah anda memikirkan perasaannya ? bagiku tidak masalah dengan siapa Kayamaru-hime memberikan hatinya . melihat senyumnya saja hatiku sudah sangat berterima kasih . tapi anda ? ah .. hamba sudah tahu ! apakah anda menggunakan Kayamaru-hime sebagai kambing hitam ? lihatlah dampak dari perbuatan anda ! Perdana Menteri Ichijou tidak lagi menjabat sebagai Perdana Menteri , Kayamaru-hime .. Kayamaru-hime ... “
Suasana kian panas , hati kedua pangeran itu menjadi tidak biasa . Pangeran Kagaya pun menyadari kelancangannya dan duduk . lalu menunduk permintaan maaf dan keluar . meninggalkan duka mendalam pada Pangeran Mahkota .
“ Kagaya .. kenapa kau bisa segitu lancangnya berbicara seperti itu pada kakakmu ? “
Disisi lain istana , masih ada pria yang menyisahkan duka mendalam semendalam kedua pangeran itu . ialah Perdana Menteri Tokugawa Ichijou . dia adalah orang yang pertama kalinya bertemu dengan Kayamaru saat seleksi pelayan dan pengawal istana pengganti . selain itu , dia mulai menyadari , ada perasaan tak biasa yang berkembang di hatinya kepada putri malang itu .
Matanya menatap langit yang gelap gempita , tiada bulan , tiada bintang . tak ada apapun yang menyinari malam itu . sedikit demi sedikit matanya tertutup . membayangkan saat-saat bersama dengan  Kayamaru yang memberikan sedikit ketenangan baginya .
***
Pagi yang sangat menyengat kulit . siapapun pasti takkan bertahan dibawah sinar yang demikian terik . apalagi Kayamaru . setelah diam-diam turun dari kapal yang ditumpanginya selama seminggu tanpa makan dan minum , putri malang itu berjalan menulusuri jalan yang bahkan dia tak tahu dimana . ingin mencoba berinteraksi dengan penduduk dan mencari tahu , yang ada hanyalah diejek akan kelusuhannya . sungguh malang nian putri itu . berjalan menulusuri jalan yang berbatu tanpa sepasang alas dikakinya yang mulai kasar akan air laut yang terkadang membasahi kakinya . menutupi identitasnya di tempat yang dia tak tahu dimana .
Pagi berganti siang . dan siang itu bukan main panasnya . tak dapat menahan diri dan menjaga harga dirinya , dengan keterpaksaan , Kayamaru berjalan dengan pandangan yang mulai kabur ke pasar yang ramai dan sesak , menadahkan tangan dan meminta uang . menjadi “ pengemis “ . hanya itu bayangan yang terpintas di pikirannya . baginya , kini dia harus membuang nama “ Putri “ dan hidup sebagai gelandangan .
Menunggu seseorang dengan baik hati menyisihkan uang deminya sedangkan di pasar itu banyak sekali orang yang sama dengannya , Kayamaru tidak putus asa . ditungguinya sampai hari kian gelap . saat sang putri malang melirik tangannya , yang didapatnya hanyalah satu koin dengan nilai yang tidak seberapa . bahkan untuk membeli makanan paling murah saja membutuhkan setidaknya 3 koin . dengan nafas tersengal , Kayamaru meletakkan kepalanya diatas kios kosong yang dipenuhi dedaunan kering dan debu . tidak peduli akan penyakitnya yang harus menjauhi debu , kayamaru berusaha tidur di kios kosong itu .
Dalam mimpinya , Kayamaru melihat bayangan wanita dan pria yang sama persis dengan ayah ibunya yang menghilang tengah mengulurkan tangannya , sang putri berusaha mengulurkan tangannya . dan saat membuka matanya , ternyata itu bukanlah mimpi . kedua orang tuanya , ada didepannya , meneteskan air mata haru dan bahagia , dapat bertemu dengan putrinya sekali lagi .
“Kayamaru , apakah anda Kayamaru ?  Kayamaru ? “ tanya Hisada sambil merangkul kayamaru dalam pelukannya . { catatan : Kepala pelayan istana kaisar , Raiga Hisada dan Mantan Perdana menteri , Toyotomi Hakou adalah orang tua kandung Kayamaru dan pengawal Pangeran Kagaya , Kayamura . keduanya menghilang dengan cara yang sama seperti kayamaru , akan tetapi dapat meloloskan diri dengan selamat dan menyambung hidup dengan mudah sekalipun dimata orang lain mereka bukan bangsawan lagi }
Raiga dengan air mata sedih melihat keadaan berbanding terbalik dengan apa yang seharusnya dia terima diistana , dengan kaki penuh luka , wajah yang kurus , nafas tersengal , bibir yang menjadi putih  , mata yang kering , dan baju yang sudah tak layak lagi dipakai . Ibu macam apa yang tidak sedih melihat putrinya berkeadaan seperti itu ?
Haru bercampur bahagia menyelimuti Kayamaru . dipeluknya kedua orang tuanya dengan air mata tertetes menggambarkan kebahagiaannya saat itu . tak kalah dengan putri kembarnya yang sudah menjadi putri angkat kaisar , Hakou dengan lembutnya membelai rambut panjang Kayamaru yang lusuh . menitikkkan air mata kebahagiaan .
“ karena sudah lama sekali ... aku ingin lebih lama dengan Ibu dan Ayah “ kata Kayamaru manja .
Hisada tersenyum lembut , “ Iya , akan Ibu buatkan masakan kesukaanmu pulangnya ya “
Berbanding terbalik dengan istana . di Istana , Kaisar masih saja bersedih . gurauan Permaisuri saja sama sekali tidak mengobati kesedihannya . tidak disangka , gadis yang sudah diangkatnya anak ternyata sudah tiada .
Dengan menghela nafas , Kaisar berkata , “ kenapa ini bisa terjadi ? padahal masih ada banyak hal yang ingin kukatakan pada putri “
Permaisuri pun paham akan apa yang mengakibatkan kegalauan sang Kaisar .
“ apa yang ingin yang mulia katakan pada putri ? “ tanyanya sopan . kaisar menundukkan kepalanya , lalu menaikkan kepalanya , menatap langit .
“ padahal , saya sangat menginginkan Kayamaru mendampingi salah satu dari Pangeran kita . antara Pangeran Mahkota atau Pangeran Kagaya . Kayamaru sangat bijak dan pengetahuannya akan politik , tidak diragukan lagi . sekalipun Ayahnya hanyalah Pengawal Istana . anak seperti itu sangat sulit ditemui . mungkin hanya ada satu dalam 100 tahun. Anak seberbakat itu sangat pantas mendampingi Pangeran . hanya saja aku tidak tahu apakah diantara mereka berdua , apakah mereka menyukai dia atau dia menyukai keduanya . “ tanyanya panjang .
Permaisuri ikut bersedih . kenyataannya , Pangeran Kagaya sangat suka menemani kayamaru diberbagai kesempatan , dan Pangeran Mahkota sangat suka belajar bersama Kayamaru yang tampak seperti guru baginya .
Tanpa disasari , percakapan keduanya terdengar oleh Ichijou yang sejak tadi bersama dengan Kaisar . sungguh bukan main sakit hati pria tampan itu mendengar rencana kaisar sebelum kayamaru tiada .
Dirogoh salah satu lengan jubah kimononya dan memegang sisir merah yang ingin sekali dia berikan pada Kayamaru . teringat detik-detik kebersamaan keduanya yang diwarnai perdebatan , candaan , dan sampai saat Kayamaru dikuburkan .
Terhenti dari lamunannya , Ichijou merasakan ada sesuatu yang ganjil dengan pemakaman Kayamaru . “ mengapa sejak ada berita Kayamaru-hime meninggal , tidak ada satupun yang boleh mendekati jasadnya ? mengapa semuanya hanya bisa melihat Kayamaru-hime dikuburkan ? kenapa hanya saat jasad Kayamaru-hime dibakar menjadi abu saja ? kenapa tidak ada penyebab kematian yang spesifik dan langsung dibakar ? “ pertanyaan yang tak terjawab itu timbul dari benaknya .
Dengan langkah secepat hyena , Ichijou berlari menghampiri orang-orang yang melihat pemakamannya . dan  tujuan pertamanya adalah , Pangeran Kagaya .
Langkahnya terhenti tepat di hadapan Pangeran yang dicarinya . awalnya , Pangeran Kagaya cukup terkejut akan kehadiran Ichijou yang diliputi ekspresi yang jarang dijumpainya . tak ingin mengecewakan pria yang terus berdiri terpaku dihadapannya , Ichijou dipersilahkan masuk ke kamar pribadinya .
Pangeran kagaya pun bertanya , “ apa yang membawamu kemari , Tokugawa-san ? “
 “ maaaf akan kelancangan hamba yang seenaknya berdiri di hadapan Pangeran tanpa hormat terlebih dahulu . “
Pangeran Kagaya tertawa kecil . tampak sekali bahwa dia memakluminya .
“ tidak apa-apa . saya juga sering seperti itu . “
“ pangeran .. “
“ ya ? “
“ saya merasakan ada suatu keganjilan dengan pemakaman Kayamaru-hime . dan mengingatnya .. timbul banyak sekali pertanyaan akan keganjilan itu “
Pangeran Kagaya dengan  sangat serius mendengarkannya . mendengar nama “ Kayamaru “ saja membuatnya tertarik untuk memasang kedua telinganya baik-baik  .
“ apa itu ? “ tanyanya .
“ mengapa sejak ada berita Kayamaru-hime meninggal , tidak ada satupun yang boleh mendekati jasadnya ? mengapa semuanya hanya bisa melihat Kayamaru-hime dikuburkan ? kenapa hanya saat jasad Kayamaru-hime dibakar menjadi abu saja ? kenapa tidak ada penyebab kematian yang spesifik dan langsung dibakar ? “ jawab Ichijou  yang lebih terdengar seperti sebuah pertanyaan maupun protes .
“ eitts !! pelan-pelan dulu ! tenagkan diri ... hemh “
Pangeran Kagaya pun tersadar . mungkin ada kebenaran dari apa yang ditanyakan Ichijou . tidak ! tepatnya , ada seseorang dibalik semua ini dan pasti sesuatu yang buruk terjadi pada Putri sebelum dia meninggalkan dunia ini .
  sepertinya , kita bisa mencari apa yang sebenarnya terjadi bersama-sama . saya yakin ada seseorang dibalik keganjilan itu “
  apa  tidak lebih baik jika kita meminta bantuan dari Pangeran Mahkota ? bukankah Pangeran .. “
“ tidak ! tidak bisa ! “
“ kenapa , Pangeran ? dengan posisi Pangeran Mahkota , kita bisa mendapatkan bantuan dari pejabat-pejabat istana yang mungkin tahu .. “
“ apa kau lupa ? siapa yang membuatmu turun dari jabatanmu semula ? siapa yang membuat Putri menghilang dan pada akhirnya berakhir seperti itu ? hanya ada satu jawaban , Pangeran Mahkota ! dia takkan mau memberikan bantuan pada kita . kita harus meminta Saiga . “
“ maafkan kelancangan hamba , akan tetapi , bukankah sama saja ? “
Pangeran Kagaya mengerutkan dahinya , benar juga , pikirnya . tapi ..
“ Saiga adalah satu-satunya yang menentang perintah pangeran Mahkota . dan bagaimanapun , Saiga adalah relatif jauh dari Putri Kayamaru . “ tolak Pangeran Kagaya .
Ichijou tersentak . dia pun memberi hormat dan meninggalkan Pangeran Kagaya . sebelum pergi , Ichijou berkata , “ aku akan menyelidiki Menteri Keuangan . hamba melihat ekspresi Menteri saat itu seperti senang melihat Kayamaru-hime tidak ada . dan 1 jam sebelum Kayamaru-hime Meninggal , dia menghilang . hamba yakin dia memiliki hubungan dengan kematian Putri . hamba yakin , Putri akan tersenyum jika kita mengungkapkan misteri ini “
Kata-kata Ichijou membekas dipelupuk hatinya . terlebih kalimat : hamba yakin , Putri akan tersenyum jika kita mengungkapkan misteri ini .
Kakinya melangkah menuju pohon sakura dimana Putri Kayamaru sering sekali berteduh dibawahnya sambil memandang langit . terlebih saat keduanya berbagi canda dan tawa . kepalanya menghadap keatas langit yang tengah gelap gempita . berusaha menyentuh salah satu bintang sambil berkata , “ apakah kau bahagia disana ? aku ingin melihat senyum jelekmu lagi ,tahu ? “ senyum kecil tersungging dari bibirnya . diiringin air mata kerinduan .
***
“ selamat datang “ sambut Kayamaru dengan senyum lembut di  pipinya . para konsumen menjadi betah berlama-lama di restoran itu . keramahan Kayamaru yang tidak dibuat-buat menumbuhkan kenyamanan dimata para konsumen .
Ya , menjalani kehidupan baru sebagai rakyat biasa . itulah yang tengah dilakukannya sekarang . baginya , tidak masalah mengambil peran itu selagi dia belum ditemukan . bahkan dalam hatinya , dia sama sekali tak ingin kembali ke istana . mengingat hal buruk yang menimpanya membuatnya trauma akan istana .
Di kota yang sama , Ichijou menyamar dengan kimono biasa dan pernik murah . dengan kepercayaan diri , dia membawa sisir merah yang ingin dia berikan pada Kayamaru . baginya , melihat sisir itu saja , serasa Putri yang disanjungnya itu berada disisinya . lagipula , sebelum insiden itu terjadi , keduanya pernah berjanji untuk ke pasar bersama-sama . sungguh pria malang .
Langkahnya terhenti di toko dimana dia membeli sisir merah itu . dengan cermat dia melihat-lihat pernak-pernik yang dijual disana .
“ apa yang bisa saya bantu , tuan ? “ tanya sang pedagang .
Ichijou mengakhiri acara melihat-lihatnya dan meninggalkan toko itu . perutnya terasa sangat berisik tanda lapar . melirik dompet yang tebal , tidak enak dilihat oleh rakyat . mengingat dompet yang dimiliki Ichijou adalah dompet mahal yang berupa cinderamata dari Perdana Menteri terdahulu . melihat dompet seperti itu , pasti akan ketahuan bahwa dia bangsawan .  diam-diam , Ichijou mengambil 2 keping emas dan berjalan santai ke suatu restoran kecil yang tengah ramai pengunjungnya .
“ maaf , bisa saya memesan ? “ pesan Ichijou . sesekali pandangannya tertuju pada segala penjuru restoran tak terurus itu .
Datanglah sang pelayan , Ichijou tidak menoleh sekalipun .
  soba miso  untuk satu orang “ pesan Ichijou . matanya masih ke bawah .
Pelayan itu kaku melihat orang yang ada dihadapannya . badannya kaku . karenanya , teko  yang dipegangnya sejak tadi terjatuh dan tertumpah tepat 3 cm dekat dengan kaki Ichijou .
Ichijou naik darah , ada apa dengan pelayan ini ? sejak tadi hanya membisu ? pikirnya . dia pun menaikkan kepalanya . matanya tiba-tiba melebar . beradu pandang dengan sang pelayan .
Sang pelayan luar biasa terkejut . mengetahui orang yang disangkanya orang yang dikenalnya , ternyata memang orang yang dikenalnya .
“ i .. ichijou .. –san ? “
“ hime .. kah ? “

The Red Comb Series 2 : Under The Sakura Blowing Part 2


2


Upacara pemilihan pelayan dan pengawal istana pun dimulai . Kayamaru mendapatkan giliran pertama . dirinya sangat merasa tertekan  ketika sudah sampai tepat didepan pria mencurigakan itu dan Kaisar . hatinya tidak menentu . keringat mulai bercucuran dengan derasnya seiring dengan kegalauan yang menyelimuti perasaannya saat itu . bagaimana jika pria mencurigakan itu memberitahukan bahwa Kayamaru penyusup ?  mata gadis itu terus terpejam-tertutup membuat 2 pria terhormat itu tersenyum lucu . tapi karena melihat reaksi Kayamaru , pria mencurigakan itu angkat bicara .
“ hei , kau , kenapa kau tidak menyebutkan namamu ? “ Tanya Ichijou memecah kesunyian  .
Kayamaru bimbang . haruskah memberitahukan nama asli ? kalau diberikan nama asli , pasti akan ketahuan . Kayamaru yang terus terdiam membuat Ichijou naik darah
“ aku bertanya padamu siapa namamu ???? “
Kayamaru tersentak . baru kali ini pula dia digertak pria selain kakaknya dan mendiang Paman dan Ayah kandungnya beserta ayah angkatnya , Hideyori . giginya bergetar , berusaha mengucapkan namanya .
“ Toyo…Toyotomi Kayamaru “
Seisi bangsawan disana bukan main kagetnya . mendengar bahwa masih ada saja yang memiliki darah keluarga Toyotomi . keluarga yang seharusnya sudah tak tersisa sama sekali . mendengarnya , salah seorang juri membisikkan sesuatu kepada juri lainnya .
“ kemampuanmu ? “ tanya Juri yang sama .
“ saya sudah habis membaca dan hafal isi buku-buku tentang politik dan budaya sejak umur 5 tahun . sastra klasik Genji Monogatari dan Makura no Soshi pun sudah saya hafali sejak umur 3 tahun “ jawab Kayamaru jujur .
“ keluarga ? “
“ Saya diangkat anak oleh mendiang Toyotomi Hideyoshi . ayah saya mantan Perdana Menteri , Toyotomi Hakou yang sudah menghilang . dan saya dibesarkan oleh Paman saya sejak umur 3 tahun sampai saat saya berumur 5 tahun saya diangkat anak “ kata kayamaru jujur . dia merasa gawat sekali bahwa berbohong tentang jati dirinya ditempat seperti ini .
Mendengarnya , banyak bangsawan yang berbisik-bisik dan menampilkan ekspresi tidak percaya . ada pula yang merasa takut , dan ada pula yang merasa tertarik . terutama Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri .
“ berikutnya ! “ kata juri yang lain .
Kayamaru kembali ke tempat dia duduk . dan sampai giliran kakak kembarnya dan Ito . Kayamura dan  Ito hanya menatap Kayamaru dengan tatapan penasaran . karena tangan Kayamaru tidak seperti biasanya , selalu disimpul ringan menandakan dirinya tengah cemas akan suatu hal yang besar .
Merasa ada sesuatu terjadi pada adiknya , Kayamura pun bertanya ,
“ ada apa denganmu , Kayamaru ? kau tampak tidak sehat . apa kau gugup ? “
Kayamaru terdiam . haruskah menceritakan kejadian dimana bertemu dengan Ichijou ?
“ tidak . aku tidak apa-apa . tenang saja “ bohong Kayamaru .
“ ah , benar . mura-anchan , bisakah saat wawancara berlangsung , Mura-anchan jujur-jujur saja tentang jati diri kita yang sebenarnya ? “ lanjut Kayamaru .
Kayamura mengangguk pertanda mengerti . mereka pun duduk dengan tatapan tenang . hanya saja Kayamaru tidak setenang Kayamura yang sangat santai . bahkan pemuda tampan itu memasang wajah percaya diri dan berseri-seri . membuat sejumlah wanita disekitar mereka bertiga terus menatapi Kayamura  dengan tatapan “ aku suka pada pria sekeren itu “  . setelah lama menunggu , hasil penerimaan pengawal istana pun diumumkan .
“ berikut adalah peserta yang terpilih menjadi pengawal istana ! Matsuzuki Hiyase , Tera Hidate , Yukimura Saito , Toushin Ara , dan Toyotomi Kayamura “
Sungguh senang hati Kayamura mendengar bahwa dia diterima sebagai pengawal istana . tak habis-habisnya Kayamaru dan ito mengucapkan selamat padanya . hanya saja , mendengar nama “ Toyotomi “ , sejumlah menteri dan bawahannya terkejut .  Kayamaru terus tersenyum puas . gadis-gadis yang menatapi Kayamura pun menjerit kagum akan kemenawanan pria tampan itu . Ito dan Kayamaru menggeleng .
“ selanjutnya , peserta yang terpilih menjadi pelayan istana adalah Sato Hori dan Tokugawa kazumito “
Atmosfer gelap pun menyelimuti Kayamaru . kenapa dia tidak diterima sebagai pelayan ? apakah karena marganya ? tapi kenapa kakak nya bisa ? timbullah kekecewaan dihati Ito kepada juri itu . Kayamaru tak dapat berhenti menitikkan air matanya .
Ito pun berusaha menenangkan hati Kayamaru . mengetahui seberapa hambarnya gadis berambut panjang itu mengetahui dia tak pantas menjadi seorang pelayan istana . dimana mereka sudah sejauh ini berusaha untuk lulus bersama-sama .
“ maaf , Kayamaru-sama . jika anda berkenan , saya akan mengundurkan diri dan …. “
“ jangan . tak apa .. mungkin bukan takdirku “
“ adikku sayang , jangan menangis . nanti pasti ada kesempatan lagi . “
Kayamaru pun membersihkan wajah dengan lengan kimono dari airmatanya . senyuman lembut tersungging dibalik wajahnya . hatinya mulai tenang akan kebaikan kakak dan sahabatnya . tapi didasar lubuk hatinya yang terdalam , dia tidak menerimanya . rasa iri menyelimuti Kayamaru terhadap Ito .
“ dan pada hari ini juga , kami akan memberitahukan bahwa salah seorang peserta disini akan menjadi putri angkat Kaisar . yaitu gadis bernama Toyotomi Kayamaru “ ucap salah seorang Menteri .
Kayamaru kaget . “ putri angkat “ ? kenapa bisa ? Kayamura dan ito membelakkan matanya . seakan tidak percaya apa yang didengarnya . begitupun dengan Kayamaru . semua peserta juga meneriaki tanda tidak setuju .
“ kenapa harus dari keluarga Toyotomi ? “ pertanyaan seperti itu terus terlontar dari sebagian peserta yang kecewa .
Bahkan ada pula yang berteriak , “ bukankah semua keluarga Toyotomi sudah tewas ? pasti mereka penipu yang mengaku-ngaku bermarga Toyotomi “
Ichijou tersenyum melihat tingkah laku pemuda-pemudi itu . sebenarnya Ichijou , Perdana Menteri itu adalah pria mencurigakan yang ditakuti Kayamaru . dan dia pula yang mengusulkan Kayamaru menjadi putri angkat Kaisar . itu karena usulan dari Ichijou selalu diindahkan . bahkan lebih diprioritaskan dibanding Penasehat sekalipun oleh Kaisar . dia pun melangkahkan kakinya untuk menjemput Kayamaru . Kayamaru sangat kaget dengan kehadiran Ichijou tepat di depannya . badan gadis itu tak dapat berhenti bergetar .
“ izinkan aku menjemputmu , tuan putri Toyotomi . dan juga para peserta yang terpilih silahkan menuju ruang ganti untuk menerima  seragam tugas dan peralatan lainnya “ perintah Ichijou .
Jantungnya pun seakan keluar dari dadanya . tangan lembut Ichijou menyelimuti kegalauan hati gadis yang akan menjadi putri Kaisar itu . keduanya melangkah bersama-sama menuju singgasana . keduanya juga mengucapkan terima kasih bersama-sama .
Seusai audisi , Kayamaru menuju kamar barunya diiringi 5 dayang yang cantik dibelakangnya . dua diantaranya adalah Tsugaru Uzue { nama aslinya Tsugaru Utsui . tapi sejak dia menjadi dayang , ada Petugas yang mabuk suka memanggilnya ‘ uzue ! ‘. maka dari itu semua orang memanggilnya Uzue } , dan Tokugawa Kazumito , sahabat Kayamaru sendiri . Uzue merupakan sepupu jauh Ichijou . merasa dayang yang mengikutinya lebih cantik darinya , Kayamaru terus menutupi wajahnya dengan memasang wajah yang sangat lugu .
“ sungguh beruntung Putri Kayamaru . bisa bergandengan tangan di depan umum seperti itu dengan Ichijou-sama “ ucap Uru , salah seorang dayang yang mengurus Kayamaru . mendengarnya , dayang-dayang lain hanya mengiyakan .
“ apa kau mencintai Ichijou-sama , uru ? kau tahu khan ? sangat sulit mendapatkan hati Perdana Menteri berhati dingin itu “ jawab mayu tidak setuju .
Mendengarnya , Ito  naik darah . tapi dia menahannya mengingat dia adalah pelayan baru . tidak boleh semena-mena terhadap seniornya yang sudah mengabdi sekian lamanya .
“ maaf , apakah diantara senior ada yang membenci Kayamaru-sama ? “ Tanya Ito ragu . pelayan-pelayan lainnya pun memandangi gadis manis itu .
“ hei , anak baru . jika kau memangilnya seperti itu lagi , kau akan ditangkap . jangan gunakan –sama pada Kayamaru-hime . tapi –hime . mengerti ? “ nasihat maisa , dayang yang tertua diantara dayang lainnya ( 29 tahun masehi ) . dayang yang lain pun tertuduk .

***
Dibalik pintu kayu , Kayamaru terus memandangi Ichijou , perdana menteri termuda yang duduk bersama Kaisar kemarin . dia ingin sekali menanyakan banyak hal . tapi dia sama sekali tidak mampu mengeluarkan keberanian itu . terlebih Ichijou dikenal sangat galak dan dingin sampai ke akar-akarnya diistana . akan tetapi , Kayamaru tidak dapat menahan rasa penasarannya . dan lama sudah menguntit , Kayamaru pun ketahuan . Ichijou menoleh ke belakang . Kayamaru mati kutu . justru Ichijou menegurnya dan melontarkan senyum lembut pada gadis itu .
Digenggam eratnya pundak Kayamaru . Ichijou tersenyum sambil berkata , “ lebih baik masuklah kekamarmu , Kayamaru-hime . anda bisa kedinginan . angin malam diistana sangat sejuk . mau hamba temani sampai di depan kamar Kayamaru-hime  ? “
Jantung Kayamaru berdetak kencang. sorot mata Ichijou tidak seperti bayangannya sebelumnya . sangat lembut dan ramah . seakan didunia , hanya Ichijou yang dilihatnya . tersadar dari khayalannya , Kayamaru tertunduk malu . merasa reaksinya sudah terbaca .
Ichijou  melangkahkan kakinya menjauh dari Kayamaru dengan langkah yang pelan . tangan Kayamaru pun bergerak tanpa sadar menarik ujung dari lengan kimono Ichijou . Ichijou menoleh , dilihatnya wajah gadis yang innocent dan bercahaya . memancarkan cahaya yang sangat indah dibalik kelopak mata pria tampan itu . merasa reaksinya terbaca pula , dia berbalik menyembunyikan senyumannya dan kembali melangkah .
Keduanya tengah dilanda perasaan yang menggebu-gebu . angin sejuk pun tak terasa lagi berganti kehangatan . suara kodok dan binatang malam pun terdengar sunyi , yang terdengar hanya suara detak jantung yang sangat kencang serta alunan desahan . setelah lama bertengger di atas tatami koridor , Kayamaru baru merasakan dinginnya angin malam dan kembali kekamarnya sekalipun dia tak dapat tertidur . difikirannyan hanya ada 1 nama “ Tokugawa Ichijou “ .
“ Cinta adalah suatu misteri yang hanya terjawab jika mencari tahu . mencari tahu berarti mengakui keberadaan cinta itu kepada orang yang menimbulkan perasaan magis situ . “
Teringat kata-kata dari mendiang  ayahnya , Kayamaru tertegun . dia hanya duduk menganga memandangi langit bersama pelayannya dan kakaknya yang sudah berpakaian layaknya Pengawal Istana . kayamura ditugaskan menjadi pengawal Perdana Menteri Ichijou di Istana Timur . sejak Kayamura nongol di istana , pelayan-pelayan wanita lainnya seperti Uru , Mayu , Iirou terus memandangi Kayamura yang sangat memukau . sekalipun Kayamaru dan Kayamura adalah saudara kembar , wajah mereka sedikit berbeda . Kayamura sangat tampan dan memikat ,berkharisma , gagah , dan dewasa mewarisi ayahnya .
Kayamaru masih mencemaskan keberadaan dirinya dan kakaknya . jika mereka berdua berada diistana , menandakan bahwa mereka punya kemungkinan 100%  diincar oleh orang-orang yang terlibat dalam perang musim panas Osaka itu . pengangkatan mereka justru terasa seperti petaka . padahal sebelumnya mereka sangat memimpikan “ menjadi seseorang yang terhormat “ . setelah menjadi “ seseorang yang terhormat “ , mereka justru merasakan feeling yang buruk untuk itu .
“ mura-anchan , dimanakah mura-anchan ditempatkan ? “ tanya Kayamaru menghentikan kesunyian .
“ Pengawal pribadi Perdana Menteri Ichijou Tokugawa . dan , Kayamaru , selama berada di istana , lebih baik anda memanggil hamba dengan nama saja . status sosial kita berbeda sekarang sekalipun kita bersaudara “
Kayamaru menganggu-angguk .
“ Kayamaru , hamba punya ide . sebagai putri Kaisar , coba anda data siapa saja yang memiliki hubungan dekat dengan hideyori-sama , hubungan jauh , musuh Negara , dan siapapun yang mungkin terlibat dalam perang . kita harus mengetahui siapa saja mereka dan menjauhi mereka sebisa mungkin “ usul Kayamura .
Kayamaru tersenyum , dan menggeleng kepala . Kayamura jengkel .
“ kenapa , Kayamaru , eh , sekarang anda bukan lagi adik hamba , jadi hamba harus memanggilmu hime ( Hime : putri ) bodohnya hamba , padahal sebelumnya hamba sudah memperingatkan Putri untuk memanggil hamba dengan nama saja “ ujar Kayamura menutupi wajahnyai . Kayamaru cemberut .
“ apa maksud mura-anchan ? bukankah kita saudara kandung ? melihat wajah yang demikian mirip saja tak dapat dielakkan lagi . bagaimana anda bisa menutupi ikatan darah hanya karena perbedaan posisi ? “ elak Kayamaru .
Kayamura tersipu malu , menyadari dirinya dikalahkan adiknya hanya dalam hitungan detik .
Kayamaru melanjutkan , “ tapi , baguslah . sekarang cita-cita mura-anchan untuk dapat menyentuh pedang sendiri tercapai . walaupun putri , aku tidak bisa sebebas dulu . berarti , aku tidak bisa diam-diam menyelidiki kejadian itu . “
Kayamura berdiri , enggan menatap adik kembarnya itu . dia berdiri menatapi pohon diatasnya yang tengah menggugurkan daunnya .
Hari itu menjadi hari-hari yang melelahkan bagi Kayamaru . karena pengangkatannya , dirinya harus ke istana satu dan lainnya dsb . dan pada saat yang sama , dia merasa bahwa dirinya diikuti . pikirannya bercampur aduk antara kecemasan dan ketakutan menyelimutinya . celakanya lagi , saat ini dia tidak sedang bersama dengan dayangnya . terlebih lagi , tempat dimana kakaknya bertugas begitu jauh dari tempatnya sekarang .
“ siapa itu ? “ pekiknya takut . bayangan pria berkimono mewah itu semakin lama semakin dekat . dan semakin dekat , sedikit demi sedikit , wajahnya tampak jelas dibawah sinar rembulan .
Pria misterius itu tersenyum dan berkata , “ selamat datang di Istana , Putri Kayamaru “
Kayamaru terdiam .
“ siapa ? “Tanyanya datar dan cuek .
Sang pria misterius memasang wajah kecewa , “ sepertinya kau tidak benar-benar menatap wajahku . kenapa tidak lebih dekat saja ? kau pasti mengenaliku “
“ bagaimana kau bisa memanggilku dengan ‘kau’ ? “
Pria misterius tersenyum .
“ maaf sudah seenaknya , semoga kita bisa akrab dan dekat sejak sekarang . namaku Tousaki , Pangeran Mahkota “ katanya penuh percaya diri dan tak lama setelah itu , dia tersenyum .
“ kita sudah menjadi saudara sejak lama , jadi seharusnya lebih dekat bukan ? “ lanjutnya .
Kayamaru mengusap kedua matanya . di buka matanya , lalu ditutupnya lagi dengan kedua telapak tangannya . setelah melakukan ci-luk-bah beberapa kali , Kayamaru lari ketakutan . dan ketika ingin berlari , kimononya ditarik oleh pangeran mahkota .
“ kau memang gadis menyenangkan . mendengar desas-desus tentang dirimu membuatku ingin segera bertemu dengamu . dan ternyata benar . wajahmu saja sudah menunjukkan bahwa kau gadis berbakat . tapi .. kau tidak bisa melarikan diri dariku . “ ancam Pangeran Mahkota .
Kayamaru menundukkan kepalanya dan menunduk minta maaf . Pangeran mahkota justru menarik lengan gadis itu ke balai kearsipan utama . dimana ada banyak buku tentang politik . kayamaru tertegun , membayangkan dirinya dapat membaca buku sebanyak itu .
“ Putri Kayamaru , karena Putri sangat menyukai pengetahuan politik , kenapa tidak menjadi guruku saja ? lagipula bisa sekalian belajar juga khan . aku ingin Putri kayamaru bisa memanfaatkan intelektual Putri untuk bangsa & negara ini “ ajak pangeran Mahkota disisip dengan senyuman memukau . akan tetapi , senyuman yang biasanya ditanggapi terpesona sama sekali tidak mempan pada kayamaru . bahkan Kayamaru memandanginya aneh .
“ bagaimana dia bisa dengan mudahnya melempar senyum ? apa karena sikap itu , dia mau menjadi muridku ? “ pikir Kayamaru .
Kayamaru mengambil satu buku tentang sejarah Kaisar terdahulu , zaman kepemimpinannya , dan masalah-demi-masalah yang dihadapinya . dan diberikannya pada pangeran Mahkota . “ datanglah kesini di lain kesempatan . dan suatu saat , aku akan mengajarkan buku ini pada Yang Mulia Pangeran Mahkota . semoga pengajaran hamba yang kurang bernilai dibanding pengajar kerajaan dapat dihargai sedemikian rupanya dengan membawa manfaat bagi negara tercinta ini “ ajak Kayamaru . dalam seketika , kayamaru sudah melangkahkan kakinya menjauh dari pangeran Mahkota yang tengah jatuh hati pada Putri Kayamaru .
“ seumur hidupku , baru kali ini aku bertemu dengan gadis yang sedemikian menariknya . jangan bilang bahwa dia bukan manusia , melainkan malaikat yang kehilangan sayapnya dan tinggal sebagai manusia “ renung Pangeran Mahkota .
Saat Kayamaru berjalan meninggalkan Balai kearsipan , ada sesosok pria tampan dengan pakaian mewah yang memandanginya sejak tadi . matanya kian menutup , dan kemudian tersenyum .
“ tidak disangka ada gadis dengan cahaya yang seterang itu . tapi , mengapa kemudian redup ? ah , esok hari , aku akan memastikannya dengan mengajaknya berbicara sejenak “ katanya sambil tersenyum  lembut . mengibaskan lengan kimono birunya dan meninggalkan tempatnya berdiri sejak tadi . baru saja 2 langkah berjalan , sang pria dibalik bayangan itu membalikkan tubuhnya . membelakkan matanya saat mengetahui Pangeran Mahkota keluar dari istana yang sama .
“ tidak kusangka dia juga favorit Yang Mulia . ini akan menjadi semakin menarik . lihat saja , siapa yang akan mendapatkan Putri kayamaru lebih dulu . Pangeran Mahkota Tousaki , atau Pangeran Kagaya , diriku ini “ pikirnya .

The Red Com Series 2 : Under The Sakura Blowing Part 1



1

Perang musim panas Osaka mengakibatkan pertumpahan darah yang dasyat . penerus keluarga Toyotomi dan ibunya ikut tewas di perang tersebut . perang itu sebenarnya sudah direncanakan sejak lama oleh Tokugawa Ieyasu demi menjatuhkan keluarga Toyotomi .
Salah seorang pelayan berhasil menyelamatkan 2 anak kembar dari keluarga toyotomi . pelayan tersebut menyembunyikan anak kembar itu di rumahnya bersama dengan putrinya di Tsugaru . anak kembar itu dibesarkan dengan kasih sayang yang takkan larut .
Pelayan tersebut adalah pelayan Tokugawa Ieyasu yang bernama Motame Kazumi . Kazumi adalah menantu jauh dari Ieyasu . semenjak berada di istana , dia menitipkan anaknya di rumah ibunya di Tsugaru . dan ketika perang dimulai , Kazumi berhasil menyelamatkan anak kembar yang tersesat di medan perang .
anak-anak kecil yang malang . dirimu sampai harus tersesat dibalik ganasnya perang ini “ pikirnya .
Semenjak berada di rumah neneknya , Ito , anak semata wayang Kazumi selalu menjaga anak kembar itu . anak kembar itu adalah Toyotomi Kayamaru dan Toyotomi Kayamura . mereka berteman baik di gubuk kecil itu selama bertahun-tahun . hari demi hari , mereka terus bersembunyi dari orang-orang yang memiliki hubungan dengan keluarga Toyotomi dan Tokugawa . dan tak lama setelah mereka tinggal bersama . tersiar kabar bahwa tidak ada satupun yang memiliki marga Toyotomi di Osaka . itu membuat Kayamaru dan Kayamura semakin menutupi identitas mereka .
Menyinggung tentang status sosial , Kayamaru dan Kayamura adalah keponakan dari mantan Pengawal pribadi Kaisar . paman mereka sangat terkenal sebagai samurai yang berhati dingin dan nasionalis . kibasan pedangnya selalu kena dan mematikan . dia pun sangat jujur . sedangkan ayahnya adalah Mantan Perdana Menteri . karena ayah mereka sudah menghilang , dia diambli anak oleh Pamannya . Ibunya adalah Raiji Hisada , Kepala Pelayan Istana Kaisar dulu yang menghilang bersama dengan ayahnya . Toyotomi Hideyori, sepupu jauh Kayamaru dan Kayamura mengambil anak pengawal setia kaisar itu ke istana agar mendapatkan penghidupan yang layak sebagai bangsawan . tapi , hanya beberapa hari berada di Osaka , keduanya terlibat dalam perang yang ganas itu .
Ketika umur mereka menginjak 14 tahun , mereka memutuskan untuk bekerja di dalam istana kaisar .  mereka mendengar bahwa ada pemilihan pengawal dan pelayan istana yang baru untuk menggantikan 2 pelayan dan 5 pengawal yang dihukum mati beberapa minggu yang lalu . mereka bertiga tidak ingin kehilangan kesempatan itu . selama perjalanan menuju ibukota , mereka menginap di berbagai penginapan dengan berbekal sedikit uang .
“ uang kita sisa sedikit , kita harus menghemat “ saran Kayamura . Kayamaru dan Ito hanya tertawa menanggapinya .
“ kau ini seperti perempuan saja “
tidak juga , mura-anchan justru bijaksana dalam menentukan pilihan , bukankah begitu , mura-anchan ?
“ itulah adikku ! jadi , kita beli bekal yang diperlukan . dengan penghematan keseluruhan ini , kita dapat menginap di 2 tempat dan makanan yang cukup dalam 2 hari pula “
dua hari ? “
“ ya . itu semua juga gara-gara kalian terlalu boros bukan ? kalau sejak awal aku yang mengatur , kita sudah diistana kemarin dengan sisa beberapa keping uang lagi 
Mereka benar-benar bimbang . sekalipun mereka menggunakan nama keluarga sebagai jaminan , mereka tetap saja rakyat biasa . lagipula tidak mungkin menyiarkan nama “ Toyotomi pada khayalak ramai mengingat semua rakyat dan bangsawan di jepang menganggap keturunan dari marga toyotomi sudah tidak tersisa lagi .
Ketika mereka asyik membahas tentang uang yang sangat tidak mencukupi , ada pegawal tuan tanah yang menabrak Kayamaru hingga terjatuh . sang kakak yang tidak terima adiknya ditabrak oleh tandu asing pun memarahi pengawal itu . mendengar terjadinya kericuhan , orang yang berada di dalam tandu pun keluar .
“ apa yang terjadi disini ? “
Kayamura dan Ito kaget , bangsawan itu terus menatap mereka bertiga . Kayamaru sama sekali tidak ciut semangatnya , karena baginya adiknya lebih penting dari siapapun dan apapun .
“ pengawal anda telah menabrak adik saya ! “ protes Kayamura .
“ adik anda telah menghalangi jalan ! “ bela pengawal yang menabrak . membuat Kayamura naik darah .
Kayamaru yang tergolek lemas di jalan pun sadar dan mendorong pengawal itu sambil berkata ,
“ jalan ini adalah milik seluruh umat manusia . jadi , anda tidak berhak untuk mengambil hak kami untuk memakai jalan ini sebagai manusia yang terhormat . jika anda masih tidak dapat berbagi , anda lebih baik tidak perlu menjadi pengawal istana yang seharusnya terhormat dan patuh akan hukum ! atau anda hanyalah pengawal yang hanya suka berleha-leha diatas penderitaan orang lain ? atau , apakah anda tidak pernah diajari  untuk menghargai orang lain ? seperti apa yang kubaca , tugas dari Pengawal adalah mengamankan orang yang dikawal tanpa membawa masalah kepada orang lain dan diri sendiri . tapi , dari perkataan anda , anda tidak pantas untuk mengawal orang . mengawal diri sendiri saja tidak bisa . bagaimana dengan keselamatan fisik dan batin orang yang anda kawal jika anda seperti itu ?“ tegas Kayamaru membuat bangsawan yang ditandu pengawal itu tercengang . sangat tidak masuk akal gadis yang masih berusia 12 tahun berbicara sedewasa itu . sekalipun perkataannya cukup kurang ajar . itupun karena pada zaman itu , anak umur 12 tahun saja banyak masih belum dapat membaca beberapa kata umum .
“ siapa anda , gadis kecil ? “ Tanya Tokugawa Hochizuke , orang yang ditandu .
Kayamaru merasa curiga. karena ada pria berjanggut seram yang menanyakan siapa dirinya ,
“ hamba Toyotomi Kayamaru . dan yang laki-laki itu kakak hamba , Kayamura dan yang berkimono putih itu teman saya , Ito. “
Hochizuke dan pengawalnya sangat kaget . sepasang anak kembar yang masih memiliki darah dari keluarga Toyotomi yang seharusnya sudah musnah akan keganasan perang musim panas Osaka . mataya tak dapat berkedip melihat anak kecil itu .
“ saya sangat menyesal akan perbuatan anak buahku . jadi , apakah anda ingin ikut dengan saya ? ada yang ingin saya tanyakan pada kalian “ kata Hochizuke bijak .
Ketiga remaja itu saling pandang
“ tidak masalah jika itu kemauan tuan tanah “
“ baguslah . jadi , masuklah ke tandu bersamaku “
Mereka pun dengan canggung memasuki tandu itu . ditengah perjalanan pun mereka sering bercanda tawa dan sedikit berbincang mengenai politik yang mulai berubah sejak perang musim panas Osaka dahulu . Hochizuke tak dapat berhenti memandangi Kayamaru yang terus berceloteh tentang politik membuatnya tercengang . gadis yang terbilang muda sudah berpendidikan layaknya para menteri . sebuah keajaiban yang sangat langka !
Sesampainya di rumah besar tuan tanah , Kayamaru dan Kayamura bersikap biasa saja . hanya saja Ito yang terus memandangi rumah yang terbilang seperti rumah bangsawan yang sangat kaya . Hochizuke langsung mengajak mereka bertiga ke ruang tengah untuk berbincang .
“ begini , nona dan tuan muda Toyotomi , apakah sejak perang yang terjadi beberapa tahun yang lalu , anda melihat wajah pembunuh tuan Hideyori ?
Kayamaru dan Kayamura menggeleng-geleng . Hochizuke mengiyakan .
“ tuan Hochizuke , saya kira perang ini sudah direncanakan oleh tuan Ieyasu sejak lama . karena persiapan yang sebesar dan sedasyat itu pasti memerlukan kesiapan dan kemampuan yang memakan waktu yang cukup lama. Dan ini pasti tentang perebutan kekuasaan yang direncanakan atau yang berkemungkinan kecil hanyalah … “
“ perebutan benteng ? “
“ ya . tapi itu berkemungkinan kecil untuk dibuktikan kebenarannya “
“ tapi bagaimana kalian bisa selamat ? “
“ kami tersesat di luar istana . lalu ada dayang yang tiba-tiba datang menolong kami ditengah perang yang besar itu . dan dayang itu merawat kami bersama anaknya yang ada disebelahku ini “ kata Kayamura sambil menunjuk kea rah Ito . Ito pun menunduk hormat .
“ jadi , apa tujuanmu kesini ? jika ada bangsawan yang bekerja dibalik perang itu mendengar nama asli kalian , kalian akan dibunuh ! sangat berbahaya untuk orang penting seperti kalian “
“ tenang saja , ayahku hanya pengawal biasa . jadi nyawa kami takkan terancam bahaya karena kami hanya anak dari bangsawan rendah “ bohong Kayamura . Kayamaru menatap kakaknya dengan  tatapan tidak setuju .
“ tapi tetap saja kalian berdarah keluarga Toyotomi ! bahkan jika anda tahu , keluarga Toyotomi yang tersisa sudah musnah ! anda berdua akan ikut musnah jika berada di ibukota seperti ini ! “
“ kami memiliki tujuan pasti “
“ apa tujuan kalian ? “
“ kami hendak mengikuti seleksi pengawal dan pelayan istana “
“ jika kami dapat melalui seleksi ini , maka kami …. “
“ baiklah , tapi kuberitahu kalian satu hal , kalian harus hati-hati dengan suruhan tuan Ieyasu . sebenarnya aku sangat membela Tuan Hideyori . tapi , karena Tuan Ieyasu satu marga denganku , aku tidak dapat berbuah apapun untuknya
“ baik , tuan . kebaikan dan kesetiaan anda akan selalu kami kenang “
“ aku akan menyuruh salah seorang anak buahku untuk mengantar kalian dengan selamat . aku kasihan pada kalian . kalian masih memiliki masa depan ! dan jika kalian tidak berhasil melewati seleksi , kalian bisa bekerja dirumahku ajak Hochizuke dengan wajah berseri-seri bercampur cemas .
Ito tersenyum bersamaan dengan Kayamaru dak kakak laki-lakinya , Kayamura . tanpa basa-basi lagi , tuan tanah itu mempersiapkan kebutuhan mereka .
Sebenarnya , Kayamaru dan Kayamura ingin mengatakan bahwa mereka anak angkat Hideyori dan anak kandung Mantan Perdana Menteri Kaisar . akan tetapi , sebaik apapun tuan tanah itu , mereka tak dapat mempercayakannya . mereka terus menjadikan identitas mereka suatu teka-teki .
Kereta sapi pun mulai berjalan . mereka bertiga melambai-lambaikan tangan bertanda “ terima kasih , sampai jumpa “ pada tuan tanah itu . ketika mereka bertiga menjauh , tuan tanah mendekati pengawal pribadinya .
“ rahasiakan kedatangan anak-anak itu dari siapapun , katakan itu pula pada yang lainnya . kalau perlu , bunuh siapapun yang terlibat . kecuali orang-orang dari benteng ini . kita tak dapat mempercayai orang luar mulai saat ini . aku percaya pada mereka bertiga , dan aku berharap mereka dapat merubah nasib Jepang
Pengawal itu hanya terdiam .
***
Istana kaisar sangat luar biasa megah . mata Ito bahkan sampai tak berkedip sekalipun melihatnya . Kayamaru dan Kayamura hanya memandanginya aneh dan masuk ke dalam .
Keduanya penasaran . apakah ada suruhan Ieyasu disini ? apakah ada mata-mata dari keluarga yang terlibat dalam perang itu disini ? keduanya terus mengkhawatirkan diri masing-masing . ketakutanlah yang terus menyelimuti mereka . bukan kebahagiaan . sekalipun tujuan mereka berada ditempat dimana mereka berpijak sekarang adalah segala-galanya bagi mereka .
Kayamaru pun berkeliling mengitari tempat pemilihan , kantor menteri , dan kantor perdana menteri . itu adalah ide Kayamura . sebelum memutuskan untuk ikut pemilihan atau tidak , mereka mulai berjaga-jaga dan mengawasi siapa saja yang pernah mereka lihat diperang musim panas Osaka beberapa tahun yang lalu .
Sesampainya di kantor perdana menteri , Kayamaru dikejutkan oleh seorang pria yang diam-diam mengawasinya dari tadi . pria itu terus mendekat dan mendekat membuat kayamaru kehiilangan kontrolnya dan melempari sejuta kata-kata ejekan yang sangat panjang dan penuh makna . kata-kata yang sulit dicerna dengan cepat membuat pria itu ketakutan . Kayamaru sangat ketakutan . nafasnya terengah-engah . kakinya layu . keringat mulai bertumpahan . “ akankah aku berakhir seperti ini ? “ pikirnya .
Kayamaru mengambil pedang kecil yang disimpan dibalik kimononya dan mundur selangkah dari tempat dia berdiri . “ siapa kau ? “ tanyanya .
Pria itu justru semakin mendekat dan mendekat . Kayamaru dibuatnya kesal . Kayamaru pun berusaha menusuk tangan pria itu tapi gagal karena ditangkis dengan mudahnya , “ pasti orang ini bukan orang sembarangan “ pikirnya . dia pun berbalik , memperlihatkan wajahnya dari kegelapan . pria itu menampakkan wajahnya sekalipun  hanya sebelah wajah.
“ kau , apakah kau suruhan orang-orang sampah atau kau ini pembunuh bayaran pemula ? masa’ menusuk saja tidak bisa ? siapa namamu ? “
Orang itu pun memulai percakapan . mata Kayamaru terus berkedip . diusapnya mata sipitnya demi memastikan itu bukanlah mimpi . pria itu mendekati Kayamaru dengan senyuman . dan diletakkannya selembar sapu tangan ke tangan Kayamaru .
“ wajahmu berkeringat . walaupun aku tidak tahu apa tujuanmu berada disini , tapi nanti aku pasti tahu “
Kayamaru menggenggam erat sapu tangan itu . matanya menyala nyala ,
“ apakah kau polisi ? “
“ apakah kau akan melaporkanku ? “
“ apakah rakyat biasa tidak berharga dimata para bangsawan sepertimu ? “
“ apakah kau orang kurang ajar yang selalu berkata seperti itu pada orang biasa ? “
Pria itu terdiam . pertanyaan Kayamaru terlalu banyak untuk dijawab . dia hanya melemparkan senyuman sinis dan menjawab hanya dengan 1 kata  , “  maaf “ dan dia pun berlalu .
Kayamaru terdiam . baru kali ini ada pria yang mau tersenyum padanya sesinis itu selain kakaknya . jantungnya berdebar-debar . wajahnya memerah . tangannya bergetar dengan hebat . matanya pun berbinar-binar . setelah lama seperti itu , Kayamaru baru menyadari bahwa pemiilihan pelayan dan pengawal istana sudah dimulai . dengan tergesa-gesa dia berlari menuju halaman utama istana .
Pemilihan pun dimulai , para bangsawan termasuk kaisar , penasehat , dan menteri-menterinya duduk di singgasana masing-masing . ada yang duduk di atas karpet , di tempat duduk khusus , ada yang berdiri , dsb .
Kayamaru dikejutkan oleh sesosok yang dikenalinya . pikirannya hambar . tidak disangka-sangka pria yang ditemuinya itu ternyata Perdana menteri termuda ,  Tokugawa Ichijou . putra dari keluarga Tokugawa . keluarga yang terlibat dalam perang musim panas Osaka . dirinya terus menahan rasa dendam atas kehilangannya yang sangat mendalam beserta kebenciannya terhadap orang-orang bermarga Tokugawa itu . matanya mulai tajam . berbeda dengan sebelumnya . dan dari kejauhan , ichijou ( pria mencurigakan yang mengerjai Kayamaru ) membisikkan sesuatu pada Kaisar . membuat Kayamaru berdebar . dia takut pria mencurugakan itu mengatakan bahwa dia adalah penyusup .