Vitula , I See A
Light From Your Memories
“ Dengan mata ini
, aku menggapai suara itu ...
Dengan mata ini , aku menggubah melodi itu ...
Dan dengan mata ini , aku meraihmu .... “

Tenji Otomi adalah Violinist muda
berbakat . dalam mencapai kesuksesannya tidaklah mudah . dia melalui berbagai
cobaan pra-debutnya . sampai dia mendapatkan biola buatan cinta pertamanya ,
dia memutuskan untuk merintas karier dan impiannya lagi yang sempat dihentikannya dulu karena
menjual biolanya demi menembus utang biaya perawatan Rumah Sakit cinta pertamanya , Nakamura Sora yang kini
sudah tiada.
Sekalipun terkenal dan sering bolak-balik Asia-Eropa ,
Otomi masih saja merasakan pahitnya cobaan hidup . ayah tirinya datang meneror
ibunya dan terus berupaya untuk membuat Ibu Otomi menderita dari membakar
Supermarket milik Ibu Otomi , menyebar kabar miring di butik Ibu Otomi .
membuat bisnis Ibu Otomi yang dimodali oleh hasil kerja keras Otomi menjadi
sia-sia . Ibu Otomi menutup usahanya di berbagai kota karena kebangkrutan .
Keluarga Otomi bermaksud untuk pindah kota dan menjalani kehidupan baru .
Mereka bertiga tinggal di rumah sederhana di Okinawa .
Otomi berhenti dari dunia Musik Klasik dan mengubur segalanya demi hidup
bersama ibunya . Otomi dikelilingi kekhawatiran bahwa Ayah Tirinya meneror
mereka lagi . biola buatan Sora pun dibiarkan berdebu dan usang di atas gudang
.
Otomi meneruskan pendidikannya ke Universitas Okinawa
dengan mengambil jurusan hukum . Otomi menutup dirinya dari segala hal
berhubungan dengan musik klasik . setiap dia mendengar suara musik klasik yang
selalu didengar dan dimainkannya di panggung theatre , dia menjadi sedih dan
bergegar .
Dengan menutup jati dirinya seutuhnya , Otomi berusaha
hidup normal sebagai gadis normal . jalan-jalan , hunting masakan , menonton
konser , dan bermain-main dengan teman
se-universitas . di ponselnya saja sudah dipenuhi dengan lagu-lagu J-Rock dan
Visual Kei . tidak hanya ponselnya , seisi kamarnya saja dipenuhi poster The
GazettE , Versailles , Vivid , Nightmare , dan L’arc~En~Ciel beserta CD
original mereka . dan Otomi juga berhasil melupakan Sora walaupun kadang masih
menghantui batinnya .
Ibu Otomi sangat cemas dan merasa bersalah . karenanya ,
Otomi berubah menjadi anak yang berbanding balik dengan biasanya . Otomi yang
dulu hanya suka duduk tenang didepan pemutar piringan kaset lama atau memainkan
biola sendirian di ruang lessonnya tanpa keluar rumah begitu sering kecuali ada
jadwal manggung . tapi sekarang Otomi menjadi anak yang selalu jarang dirumah
dan pulang begitu malam dengan dandanan yang serba gelap dan terkadang mabuk .
berapa kalipun Ibu Otomi menasehatinya , Otomi terus menolak dan suka marah-marah
tak jelas . nilainya di ujian pun menurun akan tetapi koleksi CD nya dan
Posternya sudah menumpuk hingga berserakan dimana-mana .
Suatu hari , Otomi merasakan ada hal aneh dimatanya ,
pandangannya sering berubah gelap . karena khawatir , Otomi berkunjung ke
Dokter mata dengan menjual beberapa kasetnya . dan ternyata Otomi mengidap Syndrom
Bachet , seperti penyakit kebutaan . karenanya , Otomi sering mendiamkan diri
duduk dipojok kamarnya sambil meratapi nasibnya .
Teman-temannya yang selalu setia menemaninya di pagelaran
atau jalan menghindarinya . bahkan adik laki-lakinya , Rei tidak
memperdulikannya dan bahkan menghina kakaknya . seisi kamarnya pun sudah polos
tanpa poster dan CD yang berserakan . saat Otomi ingin mengemaskan
barang-barangnya , Otomi mendapatkan biola Sora sudah hampir rusak terkena air
hujan dan senar yang sudah putus 3 . Otomi menangisi apa yang selama ini dia
lakukan .
Semua CD nya yang sudah memenuhi lemari pakaian dia
jualkan kepada teman-temannya yang pernah menghindarinya itu . uang hasil
penjualannya dipakai untuk memperbaiki biola itu . tapi , nasi sudah menjadi
bubur . biola itu sudah tak tertolong lagi . hanya senarnya saja sudah
diperbaiki tapi suaranya tak seindah dulu . Otomi pun sampai pergi ke luar kota
untuk memperbaiki biolanya . akan tetapi banyak toko-toko di Jepang sudah
mengangkat tangan . Otomi jatuh dalam penyesalan .
“ aku sudah dibutakan oleh kehidupan baru , dan aku
ternyata sudah dibutakan olehnya . tempatku untuk pulang sudah tak bisa kuraih
dengan tangan penuh dosa ini “
Otomi membeli berbagai peralatan untuk memperbaiki Biola
kenangan , awalnya bisa , akan tetapi tiba-tiba berhenti di tengah jalan .
penglihatan Otomi sudah tak sebaik dulu . sekalipun begitu , Otomi terus berupaya dengan mata
yang sudah kabur .
Tidak hanya memperbaiki , Otomi juga berusaha untuk
kembali memainkan biola dan mengambil jalan Violinist lagi . pada awalnya
memang tidaklah mudah . ingin kembali berarti ingin pulang ke kota kejam ,
Tokyo . Ibu Otomi mendukung anaknya karena menganggap itu semua salahnya .
Otomi menempati rumahnya dulu yang dibiarkan kosong selama 1 ½ tahun dan memulai hidup baru . setiap harinya
, Otomi menjalankan kehidupan lamanya dimana dia hanya terpaku didepan pemutar
piring kaset lama dan memainkan biola .
Tuan Hayashi yang biasanya mendukung dan menaikkan pamor
Otomi berubah menjadi orang yang membuat jalan Otomi terhambat . Tuan Hayashi
tidak semudah itu menerima Otomi setelah mengetahui keadaan Otomi . apalagi dendamnya
pada Otomi yang sudah seenaknya meninggalkan panggungnya membuat pria itu
kecewa bertahun-tahun . dia justru menghina Otomi bahwa dia tak pantas menjadi
Violinist lagi . dan baginya , “ Tenji Otomi “ hanya tinggal legenda . hanya
mantan Manager Otomi , Sayumi yang selalu mendukung Otomi secara diam-diam .
Tentu saja Otomi tidak pantang menyerah . Otomi berusaha
membuktikan dirinya pantas . dia belajar untuk memainkan biola dengan mata yang
tak dapat lagi berfungsi . dan saat dimana dia check-up di Rumah Sakit , dia bertemu
dengan Violinist legenda yang terkenal saat memainkan biola dengan mata yang
buta . Violinist itu adalah Kawaguchi Sakai (65) . Otomi ingin sekali meminta
bantuannya untuk mengajar , akan tetapi Nyonya Sakai tidak ingin membantunya .
karena , Nyonya Sakai sendiri sudah 12 tahun mengundurkan diri dan biola dan
hidup tenang sebagai nenek tua yang hanya bisa duduk didepan jendela tanpa
ingatan tentang biola di otaknya . dan juga , penyebab Nyonya Sakai memundurkan
diri karena sejak dia sibuk , suaminya yang mengidap stroke dibiarkan begitu
saja , hingga sampai dimana Tuan Kawaguchi terjatuh dari tangga dan tewas
ditempat .
Otomi terus-menerus meminta tolong pada Nyonya Sakai
entah berapa kali , akan tetapi Nyonya Sakai masih saja menolak . Otomi pun
merubah rencana daripada memohon-mohon yang sudah tak mempan lagi . gadis
berhati Naruto itu mencoba menarik perhatian tapi tak ada ide .
Pernah suatu malam , diam-diam ibu Otomi sengaja
menjenguk Nyonya sakai di jam terlambat sambil berlutut memohon kepada Nyonya
Sakai sekaligus menceritakan kesungguhan dan penderitaan Otomi selama ini pada
Nyonya sakai . Nyonya Sakai tersentuh , akan tetapi dia sudah bersumpah untuk
tidak menyentuh biola lagi . dan ternyata dibalik pintu , Otomi menangis .
membayangkan apa yang sudah dia lakukan pada ibunya selama ini , ketika dia
menjadi anak yang nakal dan tidak patuh , ketika dia kehilangan kepercayaan
dirinya karena Syndrom bachet nya .
Esoknya , Otomi bertemu dengan beberapa anak-anak dirumah
Sakit yang mengenal Otomi sebagai Violinist Muda . anak-anak itu meminta Otomi
untuk memainkan biola untuk mereka besok karena mereka akan pulang ke rumah
besok . seorang suster yang merawat anak-anak itu diam-diam mengatakan bahwa
anak-anak itu sebenarnya pengidap penyakit parah yang berhasil sembuh karena
kerja keras mereka untuk memerangi penyakir mereka . dengan tetap
memperlihatkan keceriaan dan keaktifan anak-anak pada umumnya . mendengarnya ,
Otomi termotivasi dan memutuskan untuk berjuang keras agar dapat bermain biola
untuk mereka .
Semalaman , Otomi pun berusaha keras bermain biola tanpa
melihat . esoknya , Otomi memainkan biola untuk anak-anak di Rumah Sakit saat
dirinya tidak dapat melihat . ketika mendengar kesungguhan dan ketulusan Otomi
untuk anak-anak itu dari putri Nyonya Sakai ( kawaguchi sakada , 15 tahun )
Nyonya Sakai menerima Otomi sebagai muridnya . tentu saja , sebagai wanita yang
sejak awal cuek , Nyonya Sakai tidak semudah itu memperlihatkan kekagumannya
pada Otomi dan tetap memasang image guru berhati dingin pada Otomi .
2 tahun setelahnya , ruang depan Otomi sudah dipenuhi
Piagam akan jasanya dibidang sosial . Otomi menyumbang bakatnya bermain biola
dan memakai uang hasil konsernya untuk kegiatan amal untuk korban bencana di
berbagai negara seperti Indonesia , Brasil , Victoria , Malaysia , Thailand , India , dan beberapa negara di Afrika . tidak
hanya piagam , berbagai penghargaan juga diraihnya bersama dengan Nyonya Sakai
dan terkenal sebagai “ Duo Violinist Buta
“ . penglihatan Otomi memang tidak sepenuhnya menghilang saat itu , tetapi
Otomi terus berusaha untuk memenuhi janjinya pada Sora diatas langit dengan
meniti karier sebagai violinist . dan , Otomi yang sekarang tidak berjuang sendiri
, tangan Otomi kini digandeng oleh Nyonya Sakai dan seluruh anak-anak yang
ditolongnya di berbagai negara .
Otomi menunjukkan dirinya bahwa dia pantas kembali .
dengan perasaan ragu-ragu , Tuan Hayashi masih belum menerimanya . Nyonya Sakai
tidak terima dan memohon pada Tuan Hayashi untuk mengambil Otomi kembali . dan
hasilnya nihil . Nyonya Sakai semakin geram .
Nyonya Sakai sangat cerdas , dia menceritakan perjuangan
Otomi ke internet melalui Video di berbagai situs yang mendunia . karenanya ,
nama Otomi menjadi topik hangat dunia dalam sekejap . Nyonya Sakai juga meminta
dukungan dari seluruh penduduk dunia untuk mendukung Otomi . dan ternyata
perjuangan keras itu tidaklah sia-sia . Otomi didukung oleh hampir seluruh
penduduk yang berkecimpung di dunia maya untuk mengembalikan Otomi ke panggung
klasik . sejak awal , Otomi tidak tahu apa-apa tentang itu . pengambilan
videonya saja , Nyonya Sakai memakai alasan bahwa dia ingin menyimpannya
sebagai kenangan . saat dia iseng-iseng mengecek namanya sendiri di Google ,
Otomi menganga tidak percaya bahwa dirinya didukung dalam situs Voting yang
dibuat Nyonya Sakai yang ditujukan pada Tuan Hayashi di dukung oleh
bertriliunan penduduk dunia maya . Otomi terharu dan memeluk Nyonya Sakai .
tidak lupa juga , Otomi menjadikan setiap kata-kata dari penggemarnya sebagai
pacuan .
Tak lama kemudian , ada telepon dari Tuan Hayashi bahwa
dia diterima kembali . itu karena Tuan Hayashi menangis tak karuan setelah
menonton Video Otomi yang ditonton sekian banyaknya orang yang dilampiri kisah
hidup pra-debutnya . saat Otomi kembali ke panggung klasik , dirinya banyak
sekali mendapatkan sorotan dan dukungan . tidak lupa akan jasa , Otomi
mengambil Nyonya Sakai sebagai partner nya dan mengambil Sayumi kembali sebagai
manajernya . seiring waktu berlalu , Otomi membeli saham perusahaan ternama
sebagai hadiah untuk ibunya yang selalu mendukung dan dengan tulus menerimanya
dikala Otomi terpuruk didalam kesusahan .
“ karena
suaramu yang menuntunku , sora ... aku pun dapat kembali merajut kembali benang
yang sudah rapuh , dan menyebrangi jembatan yang tinggal seutas tali tambang “
Dan dimulailah babak ketiga dalam kehidupan Otomi , si
Gadis yang dikelilingi cobaan akan tetapi tetap dapat berdiri sekalipun dunia
runtuh . saat dia menaiki panggung debut keduanya di panggung Tuan Hayashi ,
dia melihat sesosok pria yang tidak asing baginya duduk di kursi paling depan dengan tangan dilipat dan senyum
yan lembut . Otomi yakin dirinya tidak sedang bermimpi karena dia mendengar
suara tepuk tangan yang sangat nyata . dan dalam sekejap , terlintas suatu lagu
yang dikenalnya . lagu itu adalah ........
Notes : Cerita
ini hanyalah fiksi belaka , tidak ada hubungannya dengan nama , kejadian , dan
tempat sesungguhnya .
Story by :
Avira
terima kasih sudah diberi izin untuk diperbanyak.sahabat saya sangat menyukaiya.dan kabar teman saya itu sekarang sudah menang olimpiade.sangat terima kasih untuk vitula 2-nya yang mengispirasi teman saya itu.
BalasHapus