Minggu, 22 Juli 2012

Sinopsis Vitula Series 2 : I See a Light From Your Memories

Vitula , I  See A Light From Your Memories
 “ Dengan mata ini , aku menggapai suara itu ...
Dengan mata ini , aku menggubah melodi itu ...
Dan dengan mata ini , aku meraihmu .... “
violin.jpg
 Tenji Otomi adalah Violinist muda berbakat . dalam mencapai kesuksesannya tidaklah mudah . dia melalui berbagai cobaan pra-debutnya . sampai dia mendapatkan biola buatan cinta pertamanya , dia memutuskan untuk merintas karier dan impiannya  lagi yang sempat dihentikannya dulu karena menjual biolanya demi menembus utang biaya perawatan Rumah Sakit  cinta pertamanya , Nakamura Sora yang kini sudah tiada.
Sekalipun terkenal dan sering bolak-balik Asia-Eropa , Otomi masih saja merasakan pahitnya cobaan hidup . ayah tirinya datang meneror ibunya dan terus berupaya untuk membuat Ibu Otomi menderita dari membakar Supermarket milik Ibu Otomi , menyebar kabar miring di butik Ibu Otomi . membuat bisnis Ibu Otomi yang dimodali oleh hasil kerja keras Otomi menjadi sia-sia . Ibu Otomi menutup usahanya di berbagai kota karena kebangkrutan . Keluarga Otomi bermaksud untuk pindah kota dan menjalani kehidupan baru .
Mereka bertiga tinggal di rumah sederhana di Okinawa . Otomi berhenti dari dunia Musik Klasik dan mengubur segalanya demi hidup bersama ibunya . Otomi dikelilingi kekhawatiran bahwa Ayah Tirinya meneror mereka lagi . biola buatan Sora pun dibiarkan berdebu dan usang di atas gudang .
Otomi meneruskan pendidikannya ke Universitas Okinawa dengan mengambil jurusan hukum . Otomi menutup dirinya dari segala hal berhubungan dengan musik klasik . setiap dia mendengar suara musik klasik yang selalu didengar dan dimainkannya di panggung theatre , dia menjadi sedih dan bergegar .
Dengan menutup jati dirinya seutuhnya , Otomi berusaha hidup normal sebagai gadis normal . jalan-jalan , hunting masakan , menonton konser , dan bermain-main dengan  teman se-universitas . di ponselnya saja sudah dipenuhi dengan lagu-lagu J-Rock dan Visual Kei . tidak hanya ponselnya , seisi kamarnya saja dipenuhi poster The GazettE , Versailles , Vivid , Nightmare , dan L’arc~En~Ciel beserta CD original mereka . dan Otomi juga berhasil melupakan Sora walaupun kadang masih menghantui batinnya .
Ibu Otomi sangat cemas dan merasa bersalah . karenanya , Otomi berubah menjadi anak yang berbanding balik dengan biasanya . Otomi yang dulu hanya suka duduk tenang didepan pemutar piringan kaset lama atau memainkan biola sendirian di ruang lessonnya tanpa keluar rumah begitu sering kecuali ada jadwal manggung . tapi sekarang Otomi menjadi anak yang selalu jarang dirumah dan pulang begitu malam dengan dandanan yang serba gelap dan terkadang mabuk . berapa kalipun Ibu Otomi menasehatinya , Otomi terus menolak dan suka marah-marah tak jelas . nilainya di ujian pun menurun akan tetapi koleksi CD nya dan Posternya sudah menumpuk hingga berserakan dimana-mana .
Suatu hari , Otomi merasakan ada hal aneh dimatanya , pandangannya sering berubah gelap . karena khawatir , Otomi berkunjung ke Dokter mata dengan menjual beberapa kasetnya . dan ternyata Otomi mengidap Syndrom Bachet , seperti penyakit kebutaan . karenanya , Otomi sering mendiamkan diri duduk dipojok kamarnya sambil meratapi nasibnya .
Teman-temannya yang selalu setia menemaninya di pagelaran atau jalan menghindarinya . bahkan adik laki-lakinya , Rei tidak memperdulikannya dan bahkan menghina kakaknya . seisi kamarnya pun sudah polos tanpa poster dan CD yang berserakan . saat Otomi ingin mengemaskan barang-barangnya , Otomi mendapatkan biola Sora sudah hampir rusak terkena air hujan dan senar yang sudah putus 3 . Otomi menangisi apa yang selama ini dia lakukan .
Semua CD nya yang sudah memenuhi lemari pakaian dia jualkan kepada teman-temannya yang pernah menghindarinya itu . uang hasil penjualannya dipakai untuk memperbaiki biola itu . tapi , nasi sudah menjadi bubur . biola itu sudah tak tertolong lagi . hanya senarnya saja sudah diperbaiki tapi suaranya tak seindah dulu . Otomi pun sampai pergi ke luar kota untuk memperbaiki biolanya . akan tetapi banyak toko-toko di Jepang sudah mengangkat tangan . Otomi jatuh dalam penyesalan .
“ aku sudah dibutakan oleh kehidupan baru , dan aku ternyata sudah dibutakan olehnya . tempatku untuk pulang sudah tak bisa kuraih dengan tangan penuh dosa ini “
Otomi membeli berbagai peralatan untuk memperbaiki Biola kenangan , awalnya bisa , akan tetapi tiba-tiba berhenti di tengah jalan . penglihatan Otomi sudah tak sebaik dulu . sekalipun  begitu , Otomi terus berupaya dengan mata yang sudah kabur .
Tidak hanya memperbaiki , Otomi juga berusaha untuk kembali memainkan biola dan mengambil jalan Violinist lagi . pada awalnya memang tidaklah mudah . ingin kembali berarti ingin pulang ke kota kejam , Tokyo . Ibu Otomi mendukung anaknya karena menganggap itu semua salahnya . Otomi menempati rumahnya dulu yang dibiarkan kosong selama 1 ½  tahun dan memulai hidup baru . setiap harinya , Otomi menjalankan kehidupan lamanya dimana dia hanya terpaku didepan pemutar piring kaset lama dan memainkan biola .
Tuan Hayashi yang biasanya mendukung dan menaikkan pamor Otomi berubah menjadi orang yang membuat jalan Otomi terhambat . Tuan Hayashi tidak semudah itu menerima Otomi setelah mengetahui keadaan Otomi . apalagi dendamnya pada Otomi yang sudah seenaknya meninggalkan panggungnya membuat pria itu kecewa bertahun-tahun . dia justru menghina Otomi bahwa dia tak pantas menjadi Violinist lagi . dan baginya , “ Tenji Otomi “ hanya tinggal legenda . hanya mantan Manager Otomi , Sayumi yang selalu mendukung Otomi secara diam-diam .
Tentu saja Otomi tidak pantang menyerah . Otomi berusaha membuktikan dirinya pantas . dia belajar untuk memainkan biola dengan mata yang tak dapat lagi berfungsi . dan saat dimana dia check-up di Rumah Sakit , dia bertemu dengan Violinist legenda yang terkenal saat memainkan biola dengan mata yang buta . Violinist itu adalah Kawaguchi Sakai (65) . Otomi ingin sekali meminta bantuannya untuk mengajar , akan tetapi Nyonya Sakai tidak ingin membantunya . karena , Nyonya Sakai sendiri sudah 12 tahun mengundurkan diri dan biola dan hidup tenang sebagai nenek tua yang hanya bisa duduk didepan jendela tanpa ingatan tentang biola di otaknya . dan juga , penyebab Nyonya Sakai memundurkan diri karena sejak dia sibuk , suaminya yang mengidap stroke dibiarkan begitu saja , hingga sampai dimana Tuan Kawaguchi terjatuh dari tangga dan tewas ditempat .
Otomi terus-menerus meminta tolong pada Nyonya Sakai entah berapa kali , akan tetapi Nyonya Sakai masih saja menolak . Otomi pun merubah rencana daripada memohon-mohon yang sudah tak mempan lagi . gadis berhati Naruto itu mencoba menarik perhatian tapi tak ada ide .
Pernah suatu malam , diam-diam ibu Otomi sengaja menjenguk Nyonya sakai di jam terlambat sambil berlutut memohon kepada Nyonya Sakai sekaligus menceritakan kesungguhan dan penderitaan Otomi selama ini pada Nyonya sakai . Nyonya Sakai tersentuh , akan tetapi dia sudah bersumpah untuk tidak menyentuh biola lagi . dan ternyata dibalik pintu , Otomi menangis . membayangkan apa yang sudah dia lakukan pada ibunya selama ini , ketika dia menjadi anak yang nakal dan tidak patuh , ketika dia kehilangan kepercayaan dirinya karena Syndrom bachet nya .
Esoknya , Otomi bertemu dengan beberapa anak-anak dirumah Sakit yang mengenal Otomi sebagai Violinist Muda . anak-anak itu meminta Otomi untuk memainkan biola untuk mereka besok karena mereka akan pulang ke rumah besok . seorang suster yang merawat anak-anak itu diam-diam mengatakan bahwa anak-anak itu sebenarnya pengidap penyakit parah yang berhasil sembuh karena kerja keras mereka untuk memerangi penyakir mereka . dengan tetap memperlihatkan keceriaan dan keaktifan anak-anak pada umumnya . mendengarnya , Otomi termotivasi dan memutuskan untuk berjuang keras agar dapat bermain biola untuk mereka .
Semalaman , Otomi pun berusaha keras bermain biola tanpa melihat . esoknya , Otomi memainkan biola untuk anak-anak di Rumah Sakit saat dirinya tidak dapat melihat . ketika mendengar kesungguhan dan ketulusan Otomi untuk anak-anak itu dari putri Nyonya Sakai ( kawaguchi sakada , 15 tahun ) Nyonya Sakai menerima Otomi sebagai muridnya . tentu saja , sebagai wanita yang sejak awal cuek , Nyonya Sakai tidak semudah itu memperlihatkan kekagumannya pada Otomi dan tetap memasang image guru berhati dingin pada Otomi .
2 tahun setelahnya , ruang depan Otomi sudah dipenuhi Piagam akan jasanya dibidang sosial . Otomi menyumbang bakatnya bermain biola dan memakai uang hasil konsernya untuk kegiatan amal untuk korban bencana di berbagai negara seperti Indonesia , Brasil , Victoria , Malaysia , Thailand ,  India , dan beberapa negara di Afrika . tidak hanya piagam , berbagai penghargaan juga diraihnya bersama dengan Nyonya Sakai dan terkenal sebagai  “ Duo Violinist Buta “ . penglihatan Otomi memang tidak sepenuhnya menghilang saat itu , tetapi Otomi terus berusaha untuk memenuhi janjinya pada Sora diatas langit dengan meniti karier sebagai violinist . dan , Otomi yang sekarang tidak berjuang sendiri , tangan Otomi kini digandeng oleh Nyonya Sakai dan seluruh anak-anak yang ditolongnya di berbagai negara .
Otomi menunjukkan dirinya bahwa dia pantas kembali . dengan perasaan ragu-ragu , Tuan Hayashi masih belum menerimanya . Nyonya Sakai tidak terima dan memohon pada Tuan Hayashi untuk mengambil Otomi kembali . dan hasilnya nihil . Nyonya Sakai semakin geram .
Nyonya Sakai sangat cerdas , dia menceritakan perjuangan Otomi ke internet melalui Video di berbagai situs yang mendunia . karenanya , nama Otomi menjadi topik hangat dunia dalam sekejap . Nyonya Sakai juga meminta dukungan dari seluruh penduduk dunia untuk mendukung Otomi . dan ternyata perjuangan keras itu tidaklah sia-sia . Otomi didukung oleh hampir seluruh penduduk yang berkecimpung di dunia maya untuk mengembalikan Otomi ke panggung klasik . sejak awal , Otomi tidak tahu apa-apa tentang itu . pengambilan videonya saja , Nyonya Sakai memakai alasan bahwa dia ingin menyimpannya sebagai kenangan . saat dia iseng-iseng mengecek namanya sendiri di Google , Otomi menganga tidak percaya bahwa dirinya didukung dalam situs Voting yang dibuat Nyonya Sakai yang ditujukan pada Tuan Hayashi di dukung oleh bertriliunan penduduk dunia maya . Otomi terharu dan memeluk Nyonya Sakai . tidak lupa juga , Otomi menjadikan setiap kata-kata dari penggemarnya sebagai pacuan .
Tak lama kemudian , ada telepon dari Tuan Hayashi bahwa dia diterima kembali . itu karena Tuan Hayashi menangis tak karuan setelah menonton Video Otomi yang ditonton sekian banyaknya orang yang dilampiri kisah hidup pra-debutnya . saat Otomi kembali ke panggung klasik , dirinya banyak sekali mendapatkan sorotan dan dukungan . tidak lupa akan jasa , Otomi mengambil Nyonya Sakai sebagai partner nya dan mengambil Sayumi kembali sebagai manajernya . seiring waktu berlalu , Otomi membeli saham perusahaan ternama sebagai hadiah untuk ibunya yang selalu mendukung dan dengan tulus menerimanya dikala Otomi terpuruk didalam kesusahan .
“ karena suaramu yang menuntunku , sora ... aku pun dapat kembali merajut kembali benang yang sudah rapuh , dan menyebrangi jembatan yang tinggal seutas tali tambang “
Dan dimulailah babak ketiga dalam kehidupan Otomi , si Gadis yang dikelilingi cobaan akan tetapi tetap dapat berdiri sekalipun dunia runtuh . saat dia menaiki panggung debut keduanya di panggung Tuan Hayashi , dia melihat sesosok pria yang tidak asing baginya duduk di kursi  paling depan dengan tangan dilipat dan senyum yan lembut . Otomi yakin dirinya tidak sedang bermimpi karena dia mendengar suara tepuk tangan yang sangat nyata . dan dalam sekejap , terlintas suatu lagu yang dikenalnya . lagu itu adalah ........

Notes : Cerita ini hanyalah fiksi belaka , tidak ada hubungannya dengan nama , kejadian , dan tempat sesungguhnya .
Story by : Avira

1 komentar:

  1. terima kasih sudah diberi izin untuk diperbanyak.sahabat saya sangat menyukaiya.dan kabar teman saya itu sekarang sudah menang olimpiade.sangat terima kasih untuk vitula 2-nya yang mengispirasi teman saya itu.

    BalasHapus