Vitula , My
Precious Sound
“ kata Violin
berasal dari kata Vitula yang berarti Dewi Kesenangan ,
Apakah itu berarti violin dibuat untuk mengundang
kebahagiaan ?
Ya
Karena violin , aku bertemu dengannya ...
Kebahagiaan terbesarku ,
Dan luka hati terdalamku .
Abadi “

Tenji Otomi hanyalah gadis biasa yang terlahir di
tengah-tengah keluarga yang hancur . ayah kandungnya dan ibu kandungnya
berpisah sejak Otomi baru saja menginjak tahun kedua di sekolah dasar.
Ibu Otomi menikah lagi dengan pria yang berbeda keyakinan
dengan Ibu Otomi . ayah baru Otomi sangat menyayangi Otomi . akan tetapi , ayah
baru Otomi memiliki istri sebelum menikahi Ibu Otomi . akannya , keduanya
selalu bertengkar .
Penderitaan Otomi belum selesai , keganasan dan kekejaman
teman sekelasnya ikut mewarnai penderitaan Otomi . dimulai dari perampasan uang
saku , siksaan , tuduhan palsu , dan sebagainya . sekalipun dijahati , Otomi
tak melawan . karena teman sekelasnya sudah menguasai guru-guru dengan
membuatnya benci pada Otomi dan menimpakan segala kesalahan padanya ..
Suatu hari , Otomi didaftarkan Bibi Otomi untuk mengikuti
kontes Biola . dan saat dia memenangkan kontes recital biola itu , dia bertemu
dengan anak laki-laki yang mulai menggetarkan hatinya . dan dia adalah Nakamura
Sora , teman sekelas Otomi yang terkenal jenius sejak lahir dan hanya berteman
dengan sesama pintar saja .
Otomi berusaha untuk mendapatkan perhatian Sora dengan
belajar keras . hari-hari Otomi hanya dihabiskan untuk latihan biola sebentar
lalu belajar hingga malam hari . sayang sekali , semuanya sia-sia . Otomi tidak
dipandang oleh siapapun . bahkan bagi Sora , Otomi bukan siapa-siapa melainkan
orang idiot yang suka mencari perhatian .
Sampai datanglah murid baru yang baik sekali dengan Otomi
. setelah itu , datang pula 1 teman sekelas Otomi ( dia tidak pernah ikut
menyakiti Otomi ) menjadi teman Otomi . keduanya selalu membelanya
sampai-sampai keduanya berurusan dengan guru .
Kebahagiaan kecil itu tak bertahan lama , teman
pertamanya di sekolah dikeluarkan dari sekolah karena membela Otomi yang
difitnah oleh teman sekelasnya . teman
kedua Otomi mulai bersikap aneh . bahkan teman keduanya itu kadang-kadang saja
menolong Otomi , dan sebagian besar ikut-ikutan menyiksa Otomi bersama dengan
teman sekelasnya.
Suatu ketika , saat Otomi diam-diam membawa bekal , Otomi mendengar pembicaraan guru tentang
penyakit Sora yang membuatnya tidak bisa hidup lebih lama lagi . Otomi sangat
syok . dan dia menemukan tujuan hidupnya pada saat itu : “ semoga aku bisa
menjadi temanmu , dan menjadi orang
pertama yang ada disampingmu hingga saat terakhirmu “ .
Dan pernah suatu hari , penyakit Sora kambuh dan dikirim
ke Rumah sakit . karena biaya yang terlalu mahal dan orang tua Sora tidak
sanggup membayarnya , Otomi nekad menjual biola kenang-kenangan ayah Otomi dan
memakai uang hasil penjualannya untuk membayar lunas biaya pembayaran perawatan
Sora . sekalipun Sora tidak mengatakan sepatah kata apapun untuk Otomi , Otomi
tidak kecewa sudah mengeluarkan biaya sia-sia . justru dia senang karena sora
tidak apa-apa . akibatnya , ibu Otomi marah besar karena Otomi tidak bilang
untuk apa dia menjual biola itu hingga dia dihukum .
Siapa yang menduga bahwa malapetaka akan datang ? paginya
, ketika Otomi hendak mengembalikan buku Sora yang tertinggal , Otomi melihat Sora
ditabarak oleh truk angkutan saat hendak menyebrang jalan . Otomi tak dapat
berkutik sama sekali karena menyaksikan pemandangan menyakitkan itu di kursi
V.I.P ( ungkapan kasarnya: berada di
tempat strategis yang dengan jelasnya melihat detik-detik menyakitkan itu ) .
Otomi berusaha meminta bantuan , akan tetapi tidak ada yang mau menawarkan
bantuan . jadi , Otomi menggendong Sora di punggungnya dan berjalan kaki menuju
rumah sakit terdekat . tapi takdir berkata lain , sora menghembuskan nafas
terakhirnya sebelum menginjakkan kakinya ke rumah sakit . dan karena kejadian
itulah , Otomi menutup hatinya untuk kembali mencintai lagi .
Lama mengubur masa lalunya sedalam mungkin , Otomi terus belajar
. hasilnya , Otomi dicap sebagai murid kesayangan di sekolahnya ( menginjak
bangku SMA sekarang ) . memiliki sahabat , guru yang perhatian , dsb . walaupun
dia tidak memakai Sora sebagai alasannya belajar , dia kini dapat berdiri di
tempat yang baik dan terpandang sebagai murid jenius .
Di tengah-tengah kebahagiaan Otomi , Ibu Sora muncul .
Ibu Sora memberikan Otomi biola pengganti biola yang dijual oleh Otomi untuk
biaya perawatan Sora dulu . kata Ibu Sora , Sora tidak tahu bagaimana berterima
kasih dan merasa bersalah karena sudah membuat Otomi kehilangan biola yang
berharga baginya . dan Sora pun membuat permintaan terakhir pada sang Ibu untuk
membeli peralatan untuk membuat biola . Sora pun membuat biola yang hampir
serupa dengan biola Otomi yang dulu . Otomi menerima biola itu dan memakai
biola itu untuk melanjutkan mimpinya yang terkubur bersama luka hatinya . Otomi
berjanji pada Sora diatas langit bahwa dia akan melanjutkan impiannya menjadi
Violinist terkenal . hingga pada akhirnya Otomi berhasil sebagai Violinist muda
yang muncul diberbagai panggung di berbagai negara di Asia dan Eropa . Otomi
bahkan mampu mendirikan lapangan usaha untuk dikelola bersama dengan ibu dan
adiknya diberbagai kota besar .
Terkadang Otomi memandang langit dengan pandangan sayup ,
“ apa yang engkau lakukan diatas sana ? “ , “ apa diatas ada makanan ? kalau
begitu , sudahkah kau makan ? “ , “ apakah kau kesepian ? “ , dan “ bolehkah
kita berteman ? “ .
“ Aku
berharap ... suara itu .. takkan pernah berakhir .. suara yang kusukai ...
suaramu , Sora ... dalam keabadian di hatiku “
©Sinopsis Cerbung “ Vitula ,My Precious Sound “
Atashinodaijinooto.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar