Minggu, 22 Juli 2012

Sinopsis Vitula Series 1 : My Precious Sound

Vitula , My Precious Sound
 “ kata Violin berasal dari kata Vitula yang berarti Dewi Kesenangan ,
Apakah itu berarti violin dibuat untuk mengundang kebahagiaan ?
Ya
Karena violin , aku bertemu dengannya ...
Kebahagiaan terbesarku ,
Dan luka hati terdalamku .
Abadi “
pujangga-biola.jpg
Tenji Otomi hanyalah gadis biasa yang terlahir di tengah-tengah keluarga yang hancur . ayah kandungnya dan ibu kandungnya berpisah sejak Otomi baru saja menginjak tahun kedua di sekolah dasar.
Ibu Otomi menikah lagi dengan pria yang berbeda keyakinan dengan Ibu Otomi . ayah baru Otomi sangat menyayangi Otomi . akan tetapi , ayah baru Otomi memiliki istri sebelum menikahi Ibu Otomi . akannya , keduanya selalu bertengkar .
Penderitaan Otomi belum selesai , keganasan dan kekejaman teman sekelasnya ikut mewarnai penderitaan Otomi . dimulai dari perampasan uang saku , siksaan , tuduhan palsu , dan sebagainya . sekalipun dijahati , Otomi tak melawan . karena teman sekelasnya sudah menguasai guru-guru dengan membuatnya benci pada Otomi dan menimpakan segala kesalahan padanya ..
Suatu hari , Otomi didaftarkan Bibi Otomi untuk mengikuti kontes Biola . dan saat dia memenangkan kontes recital biola itu , dia bertemu dengan anak laki-laki yang mulai menggetarkan hatinya . dan dia adalah Nakamura Sora , teman sekelas Otomi yang terkenal jenius sejak lahir dan hanya berteman dengan sesama pintar saja .
Otomi berusaha untuk mendapatkan perhatian Sora dengan belajar keras . hari-hari Otomi hanya dihabiskan untuk latihan biola sebentar lalu belajar hingga malam hari . sayang sekali , semuanya sia-sia . Otomi tidak dipandang oleh siapapun . bahkan bagi Sora , Otomi bukan siapa-siapa melainkan orang idiot yang suka mencari perhatian .
Sampai datanglah murid baru yang baik sekali dengan Otomi . setelah itu , datang pula 1 teman sekelas Otomi ( dia tidak pernah ikut menyakiti Otomi ) menjadi teman Otomi . keduanya selalu membelanya sampai-sampai keduanya berurusan dengan guru .
Kebahagiaan kecil itu tak bertahan lama , teman pertamanya di sekolah dikeluarkan dari sekolah karena membela Otomi yang difitnah oleh teman sekelasnya  . teman kedua Otomi mulai bersikap aneh . bahkan teman keduanya itu kadang-kadang saja menolong Otomi , dan sebagian besar ikut-ikutan menyiksa Otomi bersama dengan teman sekelasnya.
Suatu ketika , saat Otomi diam-diam membawa bekal  , Otomi mendengar pembicaraan guru tentang penyakit Sora yang membuatnya tidak bisa hidup lebih lama lagi . Otomi sangat syok . dan dia menemukan tujuan hidupnya pada saat itu : “ semoga aku bisa menjadi temanmu  , dan menjadi orang pertama yang ada disampingmu hingga saat terakhirmu “ .
Dan pernah suatu hari , penyakit Sora kambuh dan dikirim ke Rumah sakit . karena biaya yang terlalu mahal dan orang tua Sora tidak sanggup membayarnya , Otomi nekad menjual biola kenang-kenangan ayah Otomi dan memakai uang hasil penjualannya untuk membayar lunas biaya pembayaran perawatan Sora . sekalipun Sora tidak mengatakan sepatah kata apapun untuk Otomi , Otomi tidak kecewa sudah mengeluarkan biaya sia-sia . justru dia senang karena sora tidak apa-apa . akibatnya , ibu Otomi marah besar karena Otomi tidak bilang untuk apa dia menjual biola itu hingga dia dihukum .
Siapa yang menduga bahwa malapetaka akan datang ? paginya , ketika Otomi hendak mengembalikan buku Sora yang tertinggal , Otomi melihat Sora ditabarak oleh truk angkutan saat hendak menyebrang jalan . Otomi tak dapat berkutik sama sekali karena menyaksikan pemandangan menyakitkan itu di kursi V.I.P ( ungkapan kasarnya:  berada di tempat strategis yang dengan jelasnya melihat detik-detik menyakitkan itu ) . Otomi berusaha meminta bantuan , akan tetapi tidak ada yang mau menawarkan bantuan . jadi , Otomi menggendong Sora di punggungnya dan berjalan kaki menuju rumah sakit terdekat . tapi takdir berkata lain , sora menghembuskan nafas terakhirnya sebelum menginjakkan kakinya ke rumah sakit . dan karena kejadian itulah , Otomi menutup hatinya untuk kembali mencintai lagi .
Lama mengubur masa lalunya sedalam mungkin , Otomi terus belajar . hasilnya , Otomi dicap sebagai murid kesayangan di sekolahnya ( menginjak bangku SMA sekarang ) . memiliki sahabat , guru yang perhatian , dsb . walaupun dia tidak memakai Sora sebagai alasannya belajar , dia kini dapat berdiri di tempat yang baik dan terpandang sebagai murid jenius .
Di tengah-tengah kebahagiaan Otomi , Ibu Sora muncul . Ibu Sora memberikan Otomi biola pengganti biola yang dijual oleh Otomi untuk biaya perawatan Sora dulu . kata Ibu Sora , Sora tidak tahu bagaimana berterima kasih dan merasa bersalah karena sudah membuat Otomi kehilangan biola yang berharga baginya . dan Sora pun membuat permintaan terakhir pada sang Ibu untuk membeli peralatan untuk membuat biola . Sora pun membuat biola yang hampir serupa dengan biola Otomi yang dulu . Otomi menerima biola itu dan memakai biola itu untuk melanjutkan mimpinya yang terkubur bersama luka hatinya . Otomi berjanji pada Sora diatas langit bahwa dia akan melanjutkan impiannya menjadi Violinist terkenal . hingga pada akhirnya Otomi berhasil sebagai Violinist muda yang muncul diberbagai panggung di berbagai negara di Asia dan Eropa . Otomi bahkan mampu mendirikan lapangan usaha untuk dikelola bersama dengan ibu dan adiknya diberbagai kota besar .
Terkadang Otomi memandang langit dengan pandangan sayup , “ apa yang engkau lakukan diatas sana ? “ , “ apa diatas ada makanan ? kalau begitu , sudahkah kau makan ? “ , “ apakah kau kesepian ? “ , dan “ bolehkah kita berteman ? “ .
“ Aku berharap ... suara itu .. takkan pernah berakhir .. suara yang kusukai ... suaramu , Sora ... dalam keabadian di hatiku “

©Sinopsis Cerbung “ Vitula ,My Precious Sound “
Atashinodaijinooto.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar